This Author published in this journals
All Journal Mimbar Kampus
Alvi Syahri Daeli Alvi Syahri Daeli Alvi Syahri Daeli
UINSU

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pandangan MUI di Kota Medan Terhadap Penyimpangan Tentang Aqidah Islam Dalam Masyarakat Alvi Syahri Daeli Alvi Syahri Daeli Alvi Syahri Daeli
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 22 No 1 (2023): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.231 KB) | DOI: 10.47467/mk.v22i2.2585

Abstract

Penyimpangan terhadap aqidah semakin nyata. Kerugian manusia akibat penyimpangan telah didokumentasikan sejak zaman kuno. Penyimpangan sudah terjadi sejak zaman dahulu. Sangat jelas diketahui bahwa penyimpangan itu berbeda dengan menolak hukum yang ditetapkan Allah SWT dan petunjuk Ilahi. "Pandangan MUI Kota Medan tentang Penyimpangan Akidah Islam di Masyarakat" judulnya Kajian tersebut. Memiliki detail permasalahan Bagaimana pandangan MUI Kota Medan terhadap penyimpangan Akidah Umat Islam di Kota Medan dan Bagaimana MUI Bertindak dalam Menjaga Aqidah Umat Islam Kota Medan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keadaan Aqidah Ummat saat ini dan penyimpangan yang dialaminya berfungsi dalam mencegah terjadinya penyimpangan. telah terjadi. Penelitian lapangan adalah istilah untuk jenis penelitian ini. Dalam tesis ini, penulis memilih menggunakan metode kualitatif sebagai acuan. Pendekatan ini dipilih karena dapat mempermudah peneliti untuk mencari data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi yang diberikan kepada pihak terkait, dan penelitian kepustakaan (Library Research) Menurut temuan analisis data, hasil penyimpangan dari tidak adanya keyakinan mutlak bahwa hanya Allah yang berhak atas ketuhanan dan bahwa hanya Allah sajalah satu-satunya zat yang mampu menetapkan hukum. Akibatnya, melanggar hukum dengan menyekutukan Allah dengan tuhan-tuhan lain tidak sesuai dengan apa yang diturunkan Allah. Mirip berlaku untuk sifat-sifat lain, seperti menaati hukum menurut hawa nafsunya bukan menurut apa yang telah Allah tetapkan. Cara-cara berikut dapat dilakukan untuk mengurangi frekuensi penyimpangan dari aqidah Islam: sering mengikuti majelis ilmu, berkumpul dengan orang-orang yang saleh individu dan mendapatkan beberapa pengetahuan yang berguna untuk memperluas informasi tentang Aqidah Islam sehingga Anda dapat menjauh dari Anda diri Anda, keluarga Anda dan semua orang di sekitar Anda jauhkan dari penyimpangan akidah Islam itu sendiri.