Anggara Gilang Dwiputra
Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia - RSPUN Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komplikasi Pasca Anestesia Spinal: Apa saja yang harus kita waspadai? Anggara Gilang Dwiputra
Majalah Anestesia & Critical Care Vol 41 No 1 (2023): Februari
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif (PERDATIN) / The Indonesian Society of Anesthesiology and Intensive Care (INSAIC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55497/majanestcricar.v41i1.316

Abstract

Anestesia neuraksial merupakan salah satu alternatif teknik pembiusan selain anestesia umum. Istilah anestesia neuraksial merujuk pada teknik dimana obat anestesi lokal diberikan di dalam atau sekitar Sistem Saraf Pusat (SSP). Anestesia spinal merupakan teknik anestesia neuraksial dimana obat anestesi lokal diberikan tepat di ruang intratekal (ruang subarachnoid). Teknik ini pertama kali dilakukan pada tahun 1898 oleh August Bier di Jerman.