p-Index From 2021 - 2026
0.659
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Healthy Journal
Waryantini Waryantini
Fakultas ilmu Kesehatan, Universitas Bale Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Resiko Terjadinya Neuropati Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Waryantini Waryantini; Pipit Lianti
Healthy Journal Vol. 10 No. 2 (2021): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v10i2.1082

Abstract

Diabetes mellitus tipe II merupakan salah satu penyakit kronik progresif. Masalah yang umum temukan pada penderita DM Tipe II yaitu tanda neuropathy diabetic atau penurunan stimulus sentuhan pada kaki. Untuk mengatasi masalah tersebut salah satu pencegahan yang paling efektif yaitu dengan melakukan latihan jasmani senam kaki diabetes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari senam kaki diabetes sebelum dan sesudah dilakukan Senam Kaki Diabetes Terhadap Resiko Terjadinya Neuropati Perifer Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II. Penelitian ini menggunakan metoda pre-eksperimental dengan mennggunakan pendekatan one group pre-post test design pada sampel 18 responden penderita DM Tipe II yang diambil dengan teknik accidental sampling Pengumpulan data melalui pemeriksaan dengan monofilament terhadap resiko terjadi neuropati perifer. Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test dengan tingkat kepercayaan 95% (a = 0.05). Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh senam kaki diabetes terhadap resiko terjadinya neuropati perifer pada penderita diabetes mellitus tipe II (p value 0,0001 <0,05) Maka dapat disimpulkan ada pengaruh senam kaki diabetes terhadap resiko terjadinya neuropati perifer pada penderita diabetes mellitus tipe II. Sehingga latihan jasmani dengan senam kaki diabetes dapat diaplikasikan sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya neuropati perifer pada penderita diabetes mellitus tipe II.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Menarche Awal Pada Remaja Putri Waryantini Waryantini; Dian Kania Sundari
Healthy Journal Vol. 11 No. 1 (2022): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/healthyjournal.v11i1.1090

Abstract

Massa remaja adalah massa Adolensi atau peralihan dari kanak-kanak ke dewasa ciri dari massa adolensi adalah pubertas.pubertas merupakan waktu kematangan sel yang ditandai dengan adanya menarche pada anak perempuan atau terjadinya massa reproduksi.gejala yang sering terjadi dan sangat mencolok pada peristiwa menarche ialah kecemasan atau ketakutan.dukungan orang tua merupakan salah satu bentuk untuk mengatasi kecemasan oleh karena itu tujuan peneliti adalah untuk mengetahui sejauhmana hubungan dukungan orang tua dengan tingkat kecemasan remaja putri menghadapi menarche di kp.randukurung rt.01 rw.17 ds.bojong emas.Desain penelitian adalah cross sectional sampel yang di ambil adalah 30 remaja putri yang yang berusia 10-16 tahun yang sudah menarche/belum menarche hasil penelitian didapatkan nilai P Value 0,000(p value<p,0,05) dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan orang tua dengan tingkat kecemasan menarche remaja putri di kp.randukurung rt.01 rw.17 di ds.bojong emas. Dukungan yang di berikan orang tua terhadap remaja akan mempengaruhi kecemasan remaja.jika dukungan di berikan oleh ibu khusus nya meningkat maka kecemasan remaja dalam menghadapi menarche akan menurun,sebaliknya jika dukungan ibu kurang maka kecemaan remaja dalam menghadapi menarche akan meningkat.
PENGARUH BREAST CARE PADA IBU POST PARTUM TERHADAP KEJADIAN BENDUNGAN ASI DI KLINIK SAHABAT IBU DAN ANAK (SIDA) Desi Fitriani; Waryantini Waryantini; Kunkun Mhamad Yusfar Syaifuro
Healthy Journal Vol. 14 No. 2 (2025): Healthy Journal
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan FIKES UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/ht8nhk20

Abstract

Bendungan ASI ialah pembengkakan pada payudara karena peningkatan aliran vena dan limfe sehingga menyebabkan rasa nyeri disertai kenaikan suhu badan. Gejala yang sering muncul pada saat terjadi bendungan ASI antara lain payudara bengkak, payudara terasa panas dan keras, payudara terasa nyeri saat ditekan, payudara berwarna kemerahan dan suhu tubuh ibu sampai 38ÂșC. Penelitian yang dilakukan penulis menggunakan desain pre-eksperimental jenis one-group pre-test-post-test design. Penelitian ini menggunakan sampel dengan jumlah sebanyak 15 orang ibu post partum. Instrument penelitian dengan menggunakan Standar Operasional (SOP) lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil uji dijelaskan bahwa hasil sebelum dilakukan breast care terdapat 53,3% lebih dari setengahnya responden mengalami bendungan asi berat, sedangkan 26,7% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi, dan 20,0% sebagian kecil responden mengalami bendungan asi. setelah dilakukan pijat breast care 66,7% lebih dari setengahnya responden sudah tidak mengalami bendungan asi, sedangkan 33,3% hampir setengahnya responden masih mengalami bendungan asi ringan. Dapat disimpulkan hasil sebelum dilakukan pijat breast care terdapat 53,3% lebih dari setengahnya responden mengalami bendungan asi berat, sedangkan 26,7% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi, dan 20,0% sebagian kecil responden mengalami bendungan asi. b. Hasil setelah diberikan pijat breast care 66,7% lebih dari setengahnya responden sudah tidak mengalami bendungan asi, sedangkan 33,3% hampir setengahnya responden mengalami bendungan asi ringan. c. Terdapat pengaruh Pijat Breast care terhadap kejadian Bendungan Asi pada ibu post partum.