Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovation Research and Knowledge

HUBUNGAN SELF-EFFICACY IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BADUTA Viska Ruth Dameria; Linda Sari Barus; Lidwina Triastuti Listianingsih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 9: Februari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i9.9676

Abstract

Main nutritional problem Indonesia currently facing is stunting. Preliminary study found 123 stunted children in Cimareme Health Center. Stunting is growth and development disorder due to chronic malnutrition. Mother’s self-efficacy in providing complementary food is mother's belief in child’s feeding. This study aims to determine relationship between mother’s self-efficacy and incidence of stunting. This study used quantitative method of correlation design with cross-sectional approach. Sample of 129 respondents taken by accidental sampling technique. Data collection tools used complementary feeding self-efficacy (CFSE) questionnaires and child height measurement. Data analysis using Chi-Square test. Results showed 69 respondents (53.5%) had high self-efficacy and 104 respondents (80.6%) had children who weren’t stunted. Chi-Square test found that there was a relationship between mother’s self-efficacy and incidence of stunting with p-value (0.000). Nutrition assistance is needed for mothers with low self-efficacy and who have stunted children in order to increase confidence in preparing complementary foods
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KECEMASAN PADA ANAK KANKER USIA SEKOLAH Solehah, Ira Rahmawati; Linda Sari Barus; Monica Saptiningsih
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 8 (2026): Januari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah yang terdiagnosis kanker umumnya mengalami kecemasan akibat efek samping berbagai prosedur perawatan dan pengobatan. Kecemasan adalah masalah emosional ditandai perasaan khawatir. Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap penderita yang sakit. Tujuan penelitian mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pada anak kanker usia sekolah. Metode penelitian kuantitatif dan desain korelasi, pendekatan cross-sectional. Instrumen penelitian kuesioner dukungan keluarga dan Visual Analog Scale for Anxiety (VAS-A). Teknik sampling jenuh sebanyak 70 orang tua anak kanker. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 66 responden (94,3%) dukungan keluarga tinggi dan sebanyak 33 anak (47,1%) kecemasan ringan. Hasil uji Spearman rank didapatkan p-value 0,035 dan nilai r=-0,252 artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pada anak kanker usia sekolah dan kekuatan hubungan rendah dengan arah negatif. Bagi tempat penelitian diharapkan dapat memberikan simulasi atau demonstrasi secara rutin terkait cara mengaplikasikan dukungan keluarga pada anak kanker sesuai dengan tahap perkembangan usia sekolah.