Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PENGALAMAN PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID 19 DALAM BUKU ANTOLOGI “DARING OH DARING” KARYA IHWANA ANNA DKK. Darmawati Darmawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 5: Oktober 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran daring memiliki beberapa kelebihan yaitu pembelajaran daring sangat praktis, bisa dilakukan dimana saja karena interaksi antara guru/dosen dengan siswa/mahasiswa memungkinkan tanpa harus bertatap muka secara langsung di ruang kelas. Selain itu, pembelajaran daring sangat fleksibel karena memungkinkan guru/dosen dengan siswa/mahasiswa tidak terikat oleh waktu dengan jadwal-jadwal yang sudah ditetapkan. Dari segi tenaga, juga sangat menguntungkan karena tidak perlu menempuh perjalanan menuju sekolah/kampus. Pembelajaran daring juga dianggap efektif karena ada kedekatan dengan teknologi seperti gadget (gawai), komputer, laptop, dan internet. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana model pembelajaran dalam Antologi “Daring Oh Daring” karya Ikhwana Anna dkk? Dengan ttujuan penelitian ini adalah Kendala pembelajaran yang dialami oleh guru, siswa, dan orang tua/wali murid dalam Antologi “Daring OPh Daring” karya Ikhwana Anna dkk. Model pembelajaran yang ditemukan dalam Antologi “Daring Oh Daring” karya Ikhwana Anna dkk. adalah: a. pembelajaran daring yang menggunakan fasilitas dan alat teknologi informasi, seperti komputer, laptop, handphone (gawai), jaringan internet b. membuat kelas online dan menyusun ulang strategi pembelajaran, c. penggunaan WhatsApp grup dan zoom secara bergantian, dan platform yang dibuat dan disediakan kampus, d. membuat vidio singkat, e. pembelajaran dilaksanakan melalui Learning Manajemen System (LMS), f. pembelajaran melalui bantuan google, g.  menggunakan vidio rekaman guru yang sementara mengajar, h. menggunakan salindia presentasi dengan beberapa gambar dan lagu, i. pemberian tugas, j. guru mengunjungi rumah siswa yang tidak memiliki ponsel dan biaya untuk membeli kuota internet demi memberi hak siswa untuk menuntut ilmu. 2.           Kendala pembelajaran yang dialami oleh guru, siswa, dan orang tua/wali murid dalam Antologi “Daring Oh Daring” karya Ikhwana Anna dkk adalah:  a. tempat tinggal yang tidak layak untuk mengajar karena beberapa faktor antara lain numpang tinggal, tidak ada ruangan khusus, ada anak kecil, b. kuota terbatas, dana habis, c. jaringan/sinyal tidak maksimal karena timbul tenggelam, d. materi yang disampaikan secara online sulit dipahami, e. mahasiswa  sering tidak tepat waktu sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, f. keterbatasan HP Android di rumah siswa/mahasiswa khususnya keluarga yang memiliki lebih dari satu anak sekolah, g.  kurang pemahaman IT dan internet
Literacy Improvement Through Regional Libraries in Maros Regency Darmawati
Indonesian Journal of Society Development Vol. 2 No. 1 (2023): February, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsd.v2i1.2541

Abstract

The author carries out this service activity with the aim of providing education to increase literacy to the visitors to the Maros Regency regional library. In addition, the author also contributed several anthology books with other author friends. This began when he received an assignment letter from the campus and then communicated with the management of the Maros Regency Regional Library. After being accepted, the author came to provide education in the form of brainstorming with visitors about the importance of increasing literacy. Because at that time there was still a Covid-19 pandemic, visitors were still limited, generally only students and students who were still in the online learning process. The educational process with visitors was not carried out simultaneously, but came one by one at the reading table. The author conveys material about the importance of increasing literacy, supporting and inhibiting factors for increasing literacy, solutions to overcome problems of increasing literacy. In addition, the author also prepared several short story anthology books to be shown and discussed to the visitors. After the implementation was completed, the Short Story Anthology book was handed over to the manager of the Regional Library of Maros Regency. This community service activity was carried out in May - July 2021 at the Regional Library of Maros Regency
ANALISIS MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA PADA MAHASISWA SEMESTER I PRODI PENDIDIKAN JASMANI UNIMERZ TAHUN 2022 Darmawati Darmawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5239

Abstract

Hasil penelitian tentang manajemen pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa semester 1 Prodi Pendidikan Jasmani Unimerz tahun 2022 adalah: 1. Manajemen pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa semester 1 Prodi Pendidikan Jasmani Unimerz yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, pengawasan, dan penilaian. 2. Faktor Pendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa semester 1 Prodi Pendidikan Jasmani Unimerz yaitu: a. Faktor kesiapan dosen yang menyiapkan RPS dan berusaha mencerminkan nilai-nilai Pancasila dengan hadir tepat waktu, berpakaian rapi, santun dalam bertutur kata dan membaur dengan para mahasiswa, b. Tersedianya sarana dan prasarana di kampus seperti ruang belajar/kelas yang full AC, LCD di tiap kelas, perpustakaan menyiapkan literatur yang cukup banyak dan full AC, serta internet/wifi gratis, c. Antusias mahasiswa sangat bagus untuk mengikuti perkuliahan dan melakukan pengamalan nilai-nilai sila Pancasila di lingkungan kampus, d. SDM mahasiswa bervariasi sehingga menimbulkan keseruan tersendiri. 3. Faktor Penghambat pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai Pancasila adalah: a. Lokasi waktu perkuliahan, khususnya untuk pengembangan karakter sangat terbatas, b. LCD di ruang belajar kadang bermasalah, c. Pelaksanaan kegiatan pengamalan nilai-nilai sila Pancasila masih sebatas di lingkungan kampus, d. Literatur yang dimiliki mahasiswa sangat terbatas, e. Gedung perkuliahan berada di lantai lima dan belum disertai lift.
Pelatihan Mekanisme Desalinasi dengan Menggunakan Metode Konvensional dan Metode Distilasi di Pokdarwis Lantebung Kota Makassar Sri Wulandari; Darmawati Darmawati; Mesalina Tri Hidayani; Suprianto Suprianto
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i1.6283

Abstract

Desalination is the process of removing salt from seawater or brackish water so that it can become fresh water. The term has long been coined but not many people have practised it, including members of the Lantebung Tourism Awareness Group (Pokdarwis). The community of Lantebung has reportedly been experiencing clean water shortages for the past five years, while the coastal sea water of Lantebung stretches for 9.69 km. This activity aims to provide knowledge to Pokdarwis Lantebung regarding desalination, and provide training to Pokdarwis Lantebung regarding desalination mechanisms, both conventionally using sunlight through the evaporation process, as well as using water distiller purification. This community service was carried out on 26 October 2024 at the house of the Chairperson of Pokdarwis Lantebung in Lantebung, Bira Village, Tamalanrea Sub-district, Makassar City with a training theme with four main stages, namely preparation and planning, socialisation, training and application, as well as assistance and evaluation. The conclusion of the service showed that there was an increase in the knowledge of Pokdarwis Lantebung members related to desalination based on the comparison of the pre-test and post-test that had been given, where between the pre-test and post-test six presenters presented six different materials according to their fields of expertise. In addition, the training on desalination mechanisms using conventional methods and distillation methods using water distiller purification went smoothly and was fully supported through the enthusiasm of the participants in the entire series of activities.
Counseling-Based Education Management Strategy in Shaping the Sportsmanship Character of Physical Education Students Darmawati, Darmawati; Mahmud, Syahruddin; Rizal, A.
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 8 No. 2 (2026): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v8i2.9421

Abstract

This study aims to explore and analyze the implementation of educational management strategies based on guidance and counseling in developing sportsmanship character among Physical Education students at Megarezky University. The study employed a qualitative case study design, as it allows for an in-depth understanding of the complex phenomena related to the internalization of sportsmanship values through guidance and counseling services. Data were collected through triangulation techniques, including in-depth interviews with students and academic supervisors, participant observation during counseling activities, and documentation in the form of modules, activity records, photographs, and videos. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, which includes data reduction, data presentation, conclusion drawing, and data verification. The findings reveal that the systematic implementation of guidance and counseling-based educational management strategies had a positive impact on the development of students’ sportsmanship character. Students demonstrated greater awareness of the importance of fair play, respect for opponents, adherence to rules, improved cooperation, and better emotional management. Mentoring, group counseling, and self-reflection activities were found to be effective in fostering self-awareness, conflict management skills, and the practical application of ethical values in sports. The implications of this study confirm that guidance and counseling can serve as a holistic, adaptive, participatory, and sustainable model for character development. However, limitations related to the focus on a single study program, variations in individual responses, and the lack of long-term evaluation still need to be considered.
Pelatihan Penggunaan Waste Incinerator di Pokdarwis Lantebung Kota Makassar Sri Wulandari; Mesalina Tri Hidayani; Darmawati Darmawati; Suprianto Suprianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0y0pbk22

Abstract

Permasalahan sampah yang semakin meningkat di kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung menimbulkan tekanan terhadap kualitas lingkungan dan menghambat upaya mewujudkan kawasan wisata yang bersih dan nyaman. Kondisi ini menunjukkan perlunya penguatan kapasitas pengelola lokal, khususnya Pokdarwis, dalam memanfaatkan teknologi pengelolaan sampah yang praktis dan dapat digunakan secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan penggunaan waste incinerator sebagai alternatif penanganan sampah anorganik yang selama ini sulit dikelola secara manual. Pelatihan berlangsung melalui tahap pemberian materi dasar, penjelasan prinsip kerja alat, demonstrasi operasional, serta praktik langsung yang dibimbing oleh tim PKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait prosedur penggunaan waste incinerator, aspek keselamatan kerja, serta teknik pemilahan sampah sebelum proses pembakaran. Peserta juga mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan menyusun rencana pemanfaatannya dalam kegiatan rutin Pokdarwis. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan kontribusi penting bagi upaya pengelolaan sampah yang lebih efektif, mendukung kebersihan kawasan ekowisata, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.