This Author published in this journals
All Journal Endemis Journal
Andi Muhrifan
Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN FUNGSI MANAJEMEN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2021 Mayurni Firdayana Malik; Supryadi Supryadi; Santi Santi; Aidil Shafwan; Naro Elyas Soeratman; Masrianti Rasyid; Andi Muhrifan
Endemis Journal Vol 3, No 3 (2022): Endemis Journal
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i3.33889

Abstract

Hasil survey pendahuluan ditemukan bahwa penerapan manajemen asuhan keperawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara belum terlaksana dengan baik, misalnya  ada beberapa kepala ruangan yang tidak melaksanakan salah satu tugasnya yaitu dalam membuat perencanaan di ruang rawat inap tidak melibatkan seluruh personil mulai dari perawat pelaksana dan ketua tim, jarang diadakan pertemuan dengan staf pada permulaan dan akhir minggu sehingga keputusan dan kebijakan hanya diambil secara sepihak saja dan tidak dapat diketahui apakah kegiatan perawat sudah sesuai dengan standar atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi manajemen keperawatan dalam proses keperawatan di ruang rawat inap RSUD Buton. Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap RSUD Buton. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 16 Februari 2021 sampai dengan 9 Maret 2021 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini seluruh perawat yang bertugas di RSUD Kabupaten Buton pada tahun 2021 yang berjumlah 46 orang. Besar sampel adalah 46 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini gambaran fungsi manajemen pada proses keperawatan di ruang rawat inap RSUD Buton adalah dari 46 responden terdapat 40 (87%) responden fungsi perencanaan (planning) cukup, 39 (84,8%) responden menjawab fungsi pengorganisasian (organizing) cukup, 35 (76,1%) responden menjawab pengarahan fungsi (actuating) cukup dan 36 (76,1%) responden menjawab fungsi pengendalian (controlling) cukup. Berdasarkan hasil penelitian disarankan pihak Rumah Sakit Institusi untuk selalu melakukan pelatihan manajemen keperawatan secara berkesinambungan, kepala ruangan dapat tetap melaksanakan fungsi manajemen keperawatan dengan baik dan dalam melakukan manajemen keperawatan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi ruang perawatan serta kebebasan bagi perawat. di bangsal pasien yang ingin mengembangkan diri melalui pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.