Putri Laeshita
Universitas Tidar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR URINE KELINCI DAN LIMBAH TAHU CAIR UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN TALAS KETAN (Colocasia esculenta L. Schott) Dandhy Lutsfi Yusmurwanda; Adhi Surya Perdana; Putri Laeshita
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 6 (2023): February: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor-faktor peningkatan pertumbuhan vegetatif yang terjadi pada tanaman talas ketan, memperoleh konsentrasi POC urine kelinci dan limbah tahu cair yang optimal, dan melakukan analisis interaksi antara konsentrasi dengan pengaruhnya terhadap parameter. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2022 di lahan pertanian Desa Tanjungsari, Kecamatan Windusari, Magelang. Dengan menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok Lengkap, 3 kali ulangan dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu konsentrasi POC urine kelinci 80 ml/l, 110 ml/l, 140 ml/l. Faktor kedua yaitu konsentrasi POC limbah cair tahu 80 ml/l, 110 ml/l, 140 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah tahu cair berpengaruh pada pertumbuhan vegetatif talas ketan yaitu pada parameter lebar daun, jumlah daun, dan berat kering. Pemberian POC urine kelinci tidak berpengaruh pada semua parameter. Konsentrasi 80 ml/l POC limbah tahu cair berpengaruh terhadap parameter lebar daun, konsentrasi 140 ml/l berpengaruh terhadap jumlah daun, dan konsentrasi 110 ml/l berpengaruh terhadap parameter berat kering tanaman. Konsentrasi urine kelinci tidak berpengaruh pada semua parameter pengamatan. Interaksi perlakuan POC urine kelinci dan POC limbah tahu cair memiliki pengaruh pada parameter kandungan klorofil tanaman, kombinasi perlakuan POC urine kelinci dan limbah tahu cair 133 ml/l pada kandungan klorofil sebesar 78,75 µm.