Novan Adi Setyawan
Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kejadian Karsinoma Sel Basal di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Berdasarkan Subtipe Histopatologi menurut Jenis Kelamin, Usia, Lokasi Anatomi, dan Diameter Tumor Synthia Sari Toha; Aulia Rahman; Moerbono Mochtar; Indah Julianto; Nugrohoaji Dharmawan; Prasetyadi Mawardi; Brian Wasita; Novan Adi Setyawan
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 46 No. 4 (2019): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i4.478

Abstract

Latar Belakang: Karsinoma sel basal (KSB) merupakan kanker kulit non-melanoma berasal dari lapisan basal epidermis sel yang tidak mengalami keratinisasi. Penyakit ini dapat bersifat agresif (A) dan non-agresif (NA) berdasarkan histopatologi. Tujuan: Analisis jenis KSB berdasarkan jenis kelamin, usia, lokasi anatomi, dan diameter tumor. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, pada bulan April 2018 – Agustus 2018. Sampel berjumlah 19 preparat pasien karsinoma sel basal di Poli Kulit dan Kelamin RSUD dr. Moewardi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi dalam kelompok KSB A dan KSB NA berdasarkan histopatologi. Hasil: Sebagian besar kasus wanita (68,4%) dengan KSB A; rata-rata usia 57,5 ± 17,5 tahun dan sebagian besar petani 25,2%. Lokasi terbanyak di mid face pada KSB A (57,9%) dan KSB NA (10,5%); diameter >2 cm pada KSB A (52,6%) dan KSB NA (47,4%). KSB A 5,3 kali lebih banyak daripada KSB NA. Simpulan: Kasus KSB terutama dijumpai pada wanita, usia >50 tahun, petani, lokasi di mid face, dan diameter >2 cm. Background: Basal cell carcinoma (BCC) is a non-melanoma skin cancer originating from the basic epidermal layer of non-keratinized cells. Histopathologically, it can be aggressive (A) or not (NA). Objective: To analyze histopathological BCC subtype based on gender, age, anatomic location, tumor diameter. Methods: An analytical cross sectional observational study. The study was conducted on 19 basal cell carcinoma patients in Dermatovenereology Clinic dr. Moewardi General Hospital in April 2018 - August 2018 who fulfilled the inclusion and exclusion criteria. The samples were divided histopathologically into A BCC and NA BCC groups. Results: Most patients were women (68.4%) with A BCC; the average age was 57.5 ± 17.5 years old and the occupation of the patients was mostly farmers (25.2%). The location was mostly in midface in A BCC (57.9%) and NA BCC (10.5%); diameter > 2 cm in A BCC (52.6%) and NA BCC (47.4%). A BCC was 5.3 times more prevalent than NA BCC. Conclusion: BCC cases were mostly women, at the age of >50 years, farmer, located in mid face, and diameter >2 cm.
Kejadian Karsinoma Sel Basal di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Berdasarkan Subtipe Histopatologi menurut Jenis Kelamin, Usia, Lokasi Anatomi, dan Diameter Tumor Synthia Sari Toha; Aulia Rahman; Moerbono Mochtar; Indah Julianto; Nugrohoaji Dharmawan; Prasetyadi Mawardi; Brian Wasita; Novan Adi Setyawan
Cermin Dunia Kedokteran Vol 46 No 4 (2019): Dermatologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v46i4.478

Abstract

Latar Belakang: Karsinoma sel basal (KSB) merupakan kanker kulit non-melanoma berasal dari lapisan basal epidermis sel yang tidak mengalami keratinisasi. Penyakit ini dapat bersifat agresif (A) dan non-agresif (NA) berdasarkan histopatologi. Tujuan: Analisis jenis KSB berdasarkan jenis kelamin, usia, lokasi anatomi, dan diameter tumor. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, pada bulan April 2018 – Agustus 2018. Sampel berjumlah 19 preparat pasien karsinoma sel basal di Poli Kulit dan Kelamin RSUD dr. Moewardi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi dalam kelompok KSB A dan KSB NA berdasarkan histopatologi. Hasil: Sebagian besar kasus wanita (68,4%) dengan KSB A; rata-rata usia 57,5 ± 17,5 tahun dan sebagian besar petani 25,2%. Lokasi terbanyak di mid face pada KSB A (57,9%) dan KSB NA (10,5%); diameter >2 cm pada KSB A (52,6%) dan KSB NA (47,4%). KSB A 5,3 kali lebih banyak daripada KSB NA. Simpulan: Kasus KSB terutama dijumpai pada wanita, usia >50 tahun, petani, lokasi di mid face, dan diameter >2 cm. Background: Basal cell carcinoma (BCC) is a non-melanoma skin cancer originating from the basic epidermal layer of non-keratinized cells. Histopathologically, it can be aggressive (A) or not (NA). Objective: To analyze histopathological BCC subtype based on gender, age, anatomic location, tumor diameter. Methods: An analytical cross sectional observational study. The study was conducted on 19 basal cell carcinoma patients in Dermatovenereology Clinic dr. Moewardi General Hospital in April 2018 - August 2018 who fulfilled the inclusion and exclusion criteria. The samples were divided histopathologically into A BCC and NA BCC groups. Results: Most patients were women (68.4%) with A BCC; the average age was 57.5 ± 17.5 years old and the occupation of the patients was mostly farmers (25.2%). The location was mostly in midface in A BCC (57.9%) and NA BCC (10.5%); diameter > 2 cm in A BCC (52.6%) and NA BCC (47.4%). A BCC was 5.3 times more prevalent than NA BCC. Conclusion: BCC cases were mostly women, at the age of >50 years, farmer, located in mid face, and diameter >2 cm.