Simon Moshe Maahury
Sekolah Tinggi Teologi Bethel Ambon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepemimpinan Futuristik dalam Terang Nilai Kekristenan Simon Moshe Maahury
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 6, No 1 (2023): Pebruari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53827/lz.v6i1.115

Abstract

Christian leadership is a continuously evolving field of study, influenced by changes in the model of leadership resulting from the development of Christian culture. Various cases related to ethical issues committed by Christian leaders have become red flags that show that the leadership model implemented is not entirely effective. Various theories have been proposed as alternatives to build a leadership model. However, these theories have not been sufficient to answer the dynamics of Christian leadership. This paper presents the primary qualifications needed by a Christian leader to respond to challenges and needs in the future. The research method is conducted by conducting a literature review and a meditative approach to biblical texts. The results indicate that future leaders must have a tested spirituality that is born of an experience of renewal in Christ.Kepemimpinan Kristen merupakan suatu cabang studi yang terus menerus mengalami pemutakhiran. Seiring dengan perubahan model kepemimpinan yang diakibatkan oleh perkembangan kultur kekristenan. Beragam kasus yang mencuat berhubungan dengan permasalahan etis yang dilakukan oleh para pemimpin Kristen telah menjadi catatan merah yang menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang dilakukan belum sepenuhnya efektif. Beragam terori telah dimunculkan sebagai alternatif dalam membangun model kepemimpinan. Namun, teori tersebut belum cukup mampu menjawab dinamika kepemimpinan Kristen. Tulisan ini memaparkan kualifikasi primer yang diperlukan seorang pemimpin Kristen dalam menjawab tantangan dan kebutuhan pada masa mendatang. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan tinjauan pustaka dan pendekatan meditatif terhadap teks-teks Alkitab. Hasilnya, pemimpin pada masa mendatang harus memiliki spiritualitas yang teruji. Yaitu suatu entitas yang lahir dari suatu pengalaman pembaharuan budi di dalam Kristus.