Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operatif setelah Pemberian Informasi Anestesi dengan Menggunakan Media Leaflet di RS Pelabuhan Cirebon Nani Nuraeni; Tophan Heri Wibowo; Madyo Maryoto
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2022: Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2022)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.949 KB) | DOI: 10.35960/snppkm.v2i1.1098

Abstract

Data kecemasan berbasis pamflet pendidikan kesehatan pada kelompok intervensi menunjukkan 31 (86,11%) kecemasan berat, 1 kecemasan sedang (2,75%), dan 4 kecemasan panik (11,11%). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada pasien pra operasi setelah pemberian informasi anestesi dengan menggunakan media Leaflet di RS Pelabuhan Cirebon. Metode yang digunakan Deskriptif Kuantitatif desain penelitian Cross Sectional. Tempat penelitian di Kamar operasi RS Pelabuhan Cirebon. Waktu penelitian Oktober 2021 – Februari 2022. Populasinya yaitu pasien yang operasi general anestesi di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon yang rata-rata 120 orang/bulan, menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 30. Instrumen digunakan leaflet anestesi dan lembar kuesioner. Analisis data univariat. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik responden didapatkan hasil mayoritas umur 21-30 tahun 12 orang (40,0%), jenis kelamin perempuan 24 orang (80,0%), pendidikan SLTA 13 orang (43,3%), pekerjaan IRT 17 orang (56,7%), dan mayoritas tidak pernah operasi 25 orang (83,3%). Tingkat kecermasan responden pre operasi sebagian besar mengalami cemas berat (36,7%). Kesimpulan gambaran tingkat kecemasan pasien pre operatif setelah pemberian informasi anestesi dengan menggunakan media leaflet sebagian besar tingkat kecemasan berat (36,7%). Saran semua perawat rumah sakit memberikan informasi yang tepat kepada pasien sebelum mereka menjalani operasi, meminimalkan rasa cemas pasien akan operasi.