jamalludin jamalludin
Universitas Negeri Islam Kuansing

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT EFESIENSI PENGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI VARIETAS UNGGUL NASIONAL, UNGGUL LOKAL DAN HIBRIDA PADA SAWAH TADAH HUJAN DI KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR jamalludin jamalludin
Jurnal Agribisnis Vol. 18 No. 2 (2016): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.753 KB) | DOI: 10.31849/agr.v18i2.773

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penggunaan faktor produksi, biaya produk, produksi pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah tadah hujan varietas unggul nasional, unggul lokal dan hibrida di Kecamatan Bangkinang Seberang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Teknik pengambilan sampel petani padi sawah tadah hujan dilakukan dengan memakai metode Malti Stake Sampling dan jumlah petani sebanyak 90 orang. Analisis efisiensi teknis adalah penggunaan faktor produksi yang optimal untuk menghasilkan produksi yang maksimal. Efisiensi teknis diperoleh dari hasil perkalian antara elastisitas produksi dengan produksi dan dibagi dengan rata – rata input, efisiensi penggunaan input secara teknis ini tercapai pada saat Nilai produk marjinal (NPM) sama dengan produksi rata-rata (PR). Koefisien regresi dari ketiga varietas yang sekaligus menjadi koefisien elastisitas dari faktor produksi, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Luas Lahan, Benih, Pupuk Urea, Pupuk SP36, Pupuk NPK, Pupuk Organik, Pestisida dan Tenaga kerja yang dialokasikan oleh petani belum efisien secara teknis karena, nilai koefisien regresinya tidak sama dengan nol. Sedangkan secara ekonomis, diperoleh nilai rasio antara nilai produk marjinal Xi dengan harga Xi untuk Luas lahan, Benih, Pupuk, Pestisida dan Tenaga kerja maka pengalokasiannya belum efisien secara ekonomis.. Kata kunci : padi, varietas unggul lokal, varietas unggul nasional,hibrida, sawah tadah hujan, usaha tani