This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agribisnis
Eddifa Rahman
BPPSI Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis penurunan kuantitas impor CPO di beberapa negara eropa Eddifa Rahman
Jurnal Agribisnis Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.922 KB) | DOI: 10.31849/agr.v22i2.4837

Abstract

Adanya pembatasan Uni Eropa terkait ekspor Crude Palm Oil (CPO) membuat negara produsen ekspor CPO seperti Indonesia akan mengalami kemunduran dalam pasar ekspor CPO dunia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kecenderungan terjadinya penurunan kuantitas impor CPO di beberapa negara Eropa dalam rentang tahun 2016 – 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar negara Eropa mulai mengurangi jumlah impor CPO dalam rentang waktu antara tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 seiring dengan gencarnya pembatasan impor CPO oleh Uni Eropa. Inggris mengurangi pasokan impor CPO dari 203 Ribu Ton pada tahun 2017 menjadi 66 Ribu Ton pada tahun 2018. Pengurangan tersebut jika dihitung adalah sebesar 67,52%. Begitu juga dengan negara Jerman dengan indeks pengurangan sebesar 41,01% dari tahun 2017 ke tahun 2018. Dampak nyata yang akan dialami Indonesia dengan status sebagai produsen raksasa ekspor CPO dunia adalah pasar minyak sawit di tanah air otomatis akan mengalami kemunduran dan kelebihan pasokan serta Indonesia akan terancam kehilangan pasar ekspor CPO di dunia pada beberapa tahun mendatang.
Analisis Kelayakan Produksi Tepung Keladi Pada Balai Kementerian Perindustrian Provinsi Riau Eddifa Rahman
Jurnal Agribisnis Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.019 KB) | DOI: 10.31849/agr.v24i1.6737

Abstract

Keladi atau talas merupakan salah satu komoditi yang memiliki peluang pengembangan dan peningkatan nilai tambah cukup menjanjikan dimasa mendatang. Hal ini tidak terlepas dari tingkat penggunaan tepung tersebut dalam berbagai produk pangan. Untuk mendapatkan nilai optimal dalam pengembangan dan peningkatan nilai tambah komoditi keladi atau talas, perlu dianalisa terlebih dahulu terhadap kelayakan ekonomi dan teknologi sehingga mampu berkelanjutan dalam masa yang panjang. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis keberlangsungan komoditi keladi atau talas pada beberapa tahun kedepan melalui analisis kelayakan secara ekonomi dan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengembangan produk dan peningkatan nilai tambah keladi atau talas sudah layak secara ekonomi maupun teknologi. Dari segi rendemen, tepung yang dihasilkan berada pada angka 23,69% atau 5 Kg, dengan berat awal bahan baku adalah 21,1 Kg. apabila diasumsikan nilai jual tepung keladi atau talas adalah senilai Rp. 47.500 dan harga bahan baku adalah Rp. 8.000/Kg maka didapatkan keuntungan sebesar Rp. 143.476. Dapat disimpulkan jika sudah layak untuk diterapkan pada IKM pembuat dan pengolah tepung keladi atau talas untuk kategori ekonomi. Pada kategori teknologi, dengan alat pengolahan yang cukup sederhana dan tidak membutuhkan biaya besar maka kegiatan pengembangan produk dan peningkatan nilai tambah keladi atau talas akan sangat mungkin untuk dilakukan dalam lingkup industri kecil terutama yang berada di daerah.