This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agribisnis
Yulpi Yuandra
Jurusan Agribisnis, Program Pascasarjana, Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Prospektif Pengembangan Perkebunan Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Provinsi Riau Yulpi Yuandra
Jurnal Agribisnis Vol. 23 No. 2 (2021): Jurnal Agribisnis
Publisher : UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.827 KB) | DOI: 10.31849/agr.v23i2.5506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi kompetitif berkelanjutan bagi usahatani perkebunan kelapa sawit pola swadaya yang diuraikan sebagai berikut: (1) menganalisis atribut penentu pengembangan usahatani perkebunan kelapa sawit pola swadaya; (2) implikasi pengembangan usaha perkebunan kelapa sawit pola swadaya. Penelitian ini dilakukan di tiga kabupaten di Provinsi Riau yaitu Kampar, Rokan Hilir dan Rokan Hulu menggunakan metode survei dengan sampel 270 petani kelapa sawit yang ditentukan secara multi-stage sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis prospektif. Hasil penelitian menunjukkan atribut penentu keberlanjutan paling berpengaruh tinggi terhadap kinerja sistem dengan ketergantungan rendah terhadap keterkaitan antar faktor usahatani kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau terdiri dari prosedur perkebunan kelapa sawit yang menjadi pedoman bagi petani kelapa sawit kedepannya untuk memperbaiki tata kelola dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, pembinaan kelompok tani, adanya koperasi, perlunya pendamping bagi petani dalam usahatani kelapa sawit, transparansi yaitu kemudahan bagi petani mendapatkan informasi mengenai kebijakan kelapa sawit, peningkatan teknologi, kebijakan yang menguntungkan bagi petani, pengalaman dalam usahatani kelapa sawit, perlunya kemitraan dengan perusahaan, serta kepastian hukum. Selanjutnya atribut yang berpengaruh kecil namun memiliki ketergantungan tinggi terhadap keterkaitan antar faktor sehingga menjadi output dalam sistem yaitu bank mitra, pelayanan, sumber daya manusia, serta legalitas lahan. Implikasi pengembangan usahatani kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau didasarkan pada variabel faktor-faktor yang terdapat pada Kuadran III. Adapun pengembangannya perlu adanya bank mitra bagi petani agar mempermudahkan modal dalam melaksanakan peremajaan, pemberian pelayanan dari pemerintah kepada petani berkaitan dengan masalah perizinan usahatani, peningkatan pengetahuan dan keterampilan usahatani petani kelapa sawit swadaya (SDM) dan petani melengkapi legalitas lahan (SHM).