Strategi kepuasan konsumen menyebabkan para pesaing harus berusaha keras dan melakukan biaya yang tinggi dalam usaha merebut konsumen suatu perusahaan. Dampak kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen dan pembelian ulang berbeda-beda setiap perusahaan. Karena konsumen puas belum berarti mereka puas, akan tetapi konsumen yang puas akan cenderung menjadi konsumen yang loyal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terkait strategi peningkatan minat dan kepuasan konsumen terhadap kerajinan ukir kayu dalam perspektif syariah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan minat dan kepuasan konsumen yaitu dengan cara yakni memiliki attitude yang baik seperti jujur dan Amanah, Meningkatkan kualitas produk, memiliki komunikasi dua arah dengan konsumen, aktif meminta kritik dan sara, menggunakan strategi marketing yang unik dan menarik. Jika seseorang bekerja sesuai dengan kemampuannya maka akan melahirkan hal-hal yang optimal. Melayani dengan sepenuh hati, tidak mengabaikan perintah serta aturan-aturan yang telah ditetapkan Allah SWT merupakan pelayanan yang Islami.