Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MERGER DAN AKUISISI SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN PERUSAHAAN MENGHADAPI PERSAINGAN TEKNOLOGI INFORMASI: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Ali Imron; Tri Handayani
IC-Tech Vol 17 No 1 (2022): IC-Tech Volume XVII No. 1 April 2022
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.495 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v17i1.238

Abstract

Perusahaan mendapatkan keuntungan melalui kegiatan operasional yang dilakukan. Setiap perusahaan berusaha untuk mengembangkan usaha yang dimiliki untuk tetap bersaing. Salah satu strategi yang dapat diterapkan perusahaan untuk mengembangkan usaha adalah dengan melakukan merger dan akuisisi. Keunggulan kompetitif yang terjaga membuat perusahaan dapat bertahan dalam pasar industri bahkan dapat meningkatkan kinerja dan berkembangnya usaha perusahaan.Merger dan akuisisi adalah alat penting yang dapat digunakan perusahaan untuk meningkatkan keunggulan kompetitif dan kinerja. Ditambah dengan persaingan di bidang teknologi informasi yang semakin meningkat menimbulkan persaingan yang semakin ketat. Selain itu, terdapat beberapa alasan utama yang mengakibatkan kegagalan setelah kesepakatan merger dan akusisi terjadi yaitu kurangnya kepemimpinan, mengabaikan kesempatan untuk tumbuh, komunikasi internal yang buruk, ketidakmampuan untuk menciptakan dan merayakan kemenangan awal, kurangnya keterlibatan manajer menengah, bentrokan budaya dan ketidakmampuan untuk melayani pelanggan dengan mulus. Secara khusus, merger dan akuisisi juga memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses integrasi pasca-merger yang panjang dan membosankan, yang mencegah banyak perusahaan mewujudkan hasil yang dinginkan . Meskipun, merger dan akuisisi adalah strategi yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan.Namun, disisi lain, merger dan akuisisi dapat menyebabkan kegagalan bagi dua perusahaan yang bergabung. Dengan demikian, isu mengenai penggunaan merger dan akuisisi yang dilakukan perusahaan sebagai salah satu strategi meningkatkan keunggulan kompetitif masih terjadi kesenjangan sehingga menarik untuk dibahas. Kata kunci: Merger dan Akuisisi, Keunggulan kompetitif
STUDI PENGUATAN DAYA BELI MASYARAKAT DI KABUPATEN PEMALANG Ali Imron; Taryadi Taryadi
IC-Tech Vol 17 No 2 (2022): Vol 17 No 2 (2022): IC-Tech Volume XVII No. 2 Oktober 2022
Publisher : STMIK WIDYA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.526 KB) | DOI: 10.47775/ictech.v17i2.254

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisa data panel dengan Analisa Pooled Least Square, Analisa Fixed Effect dan Analisa Random Effect. Populasi sebesar 317.586 rumah tangga (sumber : BPS Kabupaten Pemalang) dan besarnya sampel minimal dengan Slovin adalah sebesar 399,50 rumah tangga atau dibulatkan sebesar 400 rumah tangga. Hasil analisis regresi pengaruh kepemilikan faktor produksi tanah terhadap pendapatan menunjukan tanda negatif . Sedangkan Hasil analisa regresi pengaruh modal kerja/investasi, tingkat pendidikan, tingkat kesehatan dan tingkat keahlian terhadap pendapatan menunjukan tanda positif . Pengaruh kenaikan pendapatan, faktor pribadi dan sosial konsumen dalam keputusan pembelian terhadap pengeluaran menunjukan pengaruh yang positif. Sedangkan pengaruh kenaikan harga, tingkat bunga simpanan dan budaya konsumen dalam keputusan pembelian terhadap pengeluaran menunjukan tanda negatif. Penguatan daya beli masyarakat Kabupaten Pemalang dari sisi pendapatan dapat dilakukan melalui strategi peningkatan modal/investasi dan strategi peningkatan kualitas tenaga kerja. Sedangkan penguatan daya beli masyarakat Kabupaten Pemalang dari sisi peningkatan pengeluaran dapat dilakukan melalui strategi pengendalian harga barang/jasa dan strategi pengembangan perilaku konsumen.