Aisyah Maawiyah
Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Pendidikan Berbasis Gender di Gampung Banda Masen Kecamatan Banda Sakti Aisyah Maawiyah
Saree : Research in Gender Studies Vol. 2 No. 2 (2020): Saree : Research in Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak - PSGA (Center for Gender and Child Studies) Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe, Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.026 KB) | DOI: 10.47766/saree.v2i2.546

Abstract

Tujuan Penelitian ini menjelaskan bahwa peran orang tua dalam meningkatkan pendidikan berbasis gender pada anak di Gampung Banda Masen Kecamatan Banda Sakti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalahkwalitatif, sedang jenis penelitian adalah deskriptif. Subjed dalam penelitian ini, seluruh orang tua yang mempunyai anak berumur 12-15 tahun berjumlah 72 KK di Gampung Banda Masen Kecamatan Banda Sakti. Teknik pengumpulan dalam peneltian ini: observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam hal, pengumpulan data peneliti mewawancarai 15 orang tua yang mempunyai anak laki-laki dan anak perempuan yang berusia 12-15 tahun. Sedangkan teknik analis data, dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan adalah sebagai berikut: 1) Peran orang tua sebagai pendidik. Orang tua mendidik anak laki-laki maupun anak perempuan yaitu membentuk sikap saling menghormati, berkata jujur, santun, disiplin, tanggung jawab dan membangun pemahaman dikalangan anak-anak, sehingga anak laki-laki dan perempuan tersebut memiliki kesetaran dalam keluarga. 2) Peran Orang Tua sebagai Pengajar, maka orang tua mengajari anaknya secara kesetaraan, yaitu mengajar ilmu al-Quran, Aqidah, Akhlaq dan belajar ilmu Fiqih dan mengulangi kembali pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah. 3) Peran Orang sebagai contoh Teladan, yaitu: orang tua berkata yang jujur, membaca doa sebelum dan sesudah makan, melaksanakan shalat lima waktu, dan berpuasa di bulan ramadhan, berpuasa sunat, orang tua mencontohkan untuk memberi sedekah kepada orang yang tidak mampu, sehingga anak dapat mencontoh dan menuruti segala aktivitas, sikap dan perbuatan orang tuanya dalam kehidupannya.