Nisriinaa Faadhilah
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perineal Massage During Pregnancy to Prevent Severe Perineum Laceration in Labor for Mrs. N Nisriinaa Faadhilah; Diah Atmarina Y
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 3 (2022): Proceedings of the 3rd International Nursing and Health Sciences Universitas Muhammad
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v3i.632

Abstract

As a woman, labor experience could be a best memory, but it was also became a trauma for them especially perineum laceration. Perineum laceration occurred during labor process naturally or instrumentally (episiotomy, extraction). Perineum laceration caused a discomfort and pain especially for heacting process. The trauma caused fearness and affected mother psychology. To minimize the perineum laceration, perineal massage could prevent the perineum laceration and perineum laceration grade II incidence. To determined the application of perineal massage, We did a case study report using descriptive method for Mrs. N 28th years old, second gravide, in Sudagaran Village, Banyumas Regency. Perineal massage was applied for 3 times during the pregnancy visit starting at 29 weeks of gestation and also 2-3 times a week by herself. The labor outcome showed there was nothing perineum laceration occurred during labor. Therefore, perineal massage should be routinely apply to minimize severe perineum laceration incidence.
PENGABDIAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PADA ANAK PEKERJA MIGRAN DI SABAH, MALAYSIA Wulan Margiana; Eko Setyo; Nisriinaa Faadhilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v8i1.20615

Abstract

Remaja perlu mengetahui kesehatan reproduksi supaya dapat memiliki pengetahuan, sikap dan tingkah laku yang bertanggung jawab tentang proses reproduksinya. Pengetahuan masalah reproduksi tidak hanya wajib bagi remaja putri saja tetapi juga bagi remaja laki-laki juga harus mengetahui dan mengerti cara hidup dengan reproduksi yang sehat agar tidak terjerumus ke pergaulan yang salah yang merugikan bagi remaja. Metode dalam pengabdian ini melalui tiga tahapan, yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dan pembahasan pada pengabdian ini diadakan di CLC Karseng Plantation Sabah pada tanggal 2 November 2024. Peserta yang mengikuti pendidikan kesehatan reproduksi remaja sejumlah 15 remaja. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pendidikan kesehtan reproduksi yaitu meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja.