Kaniwa Berliani
STIK Pante Kulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAERAH KONFLIK MANUSIA-GAJAH (Elephas maximus-sumateranus) DI KECAMATAN MILA PIDIE, PROVINSI ACEH Sahdin Ali; Cut Maila Hanum; Kaniwa Berliani
Jurnal Penelitian Hutan dan Sumber Daya Alam (PHSDA) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Kehutanan dan Sumber Daya Alam (PHSDA)
Publisher : LPPM STIK Pante Kulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antara manusia dengan gajah terus terjadi diakibatkan semakin berkurang nyahabiat gajah sebagai tempat mencari makan. Konflik manusia-gajah sangat berkaitandengan nilai yang dipahami oleh masyarakat terhadap lingkungannya yang padaakhirnya akan memberikan dampak secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat yangterlibat konflik dengan gajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisisosial-ekonomi masyarakat di Kecamatan Mila Kabupaten Pidie yang terkenadampak,dan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap konservasi gajah di daerahkonflik manusia-gajah Kecamatan Mila Kabupaten Pidie.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial-ekonomi masyarakat KecamatanMila menunjuk kan bahwa tingkat pendidikan masyarakat tergolong rendah sehinggamendorong responden untuk memiliki persepsi negatif tentang upaya konservasigajah.Gangguan gajah terdapat disemua desa responden,terutama merusak ladang dankebun masyarakat yang mengakibatkan kerugian secara ekonomi dan tentunya berimbaspada kehidupan sosial masyarakat Kecamatan Mila. Persepsi masyarakat terhadapkonservasi gajah didaerah konflik manusia-gajah Kecamatan Mila tergolong sangat baik.Masyarakat memahami bahwa area perkebunan mereka dulunya adalah habitat gajah,mereka juga setuju jika gajah hewan langka dan harus dilindungi dan diaturperlindungannya dalam Undang- undang. Responden sangat setuju dilakukanpenanggulangan konflik manusia dan gajah seperti keberadaan Conservation ResponseUnit (CRU) dan sangat setuju bila dilakukan arealisasi khusus untuk gajah.