Karyawan Karyawan
SMA Negeri 4 Bandung Jl. Gardujati 20 Kebon Jeruk Kecamatan Andir Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Mengomunikasikan Hasil Percobaan melalui Model Pembelajaran Inquiry Lab pada Materi Fluida Statis Malinda Riwi Anugrah Putri; Muslim Muslim; Unang Purwana; Karyawan Karyawan
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 4, No 1 (2019): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.79 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v4i1.15822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengomunikasikan hasil percobaan melalui model pembelajaran inquiry lab pada materi fluida statis. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian sebanyak 33 siswa kelas XI MIPA 7 SMA Negeri 4 Bandung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penilaian laporan hasil percobaan. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I keterlaksanaan pembelajaran inquiry lab sebesar 86,4%. Kemampuan siswa dalam mengomunikasikan hasil percobaan diperoleh 33,3% tuntas dan 66,7% belum tuntas dengan rata-rata nilai 63,4. Pada siklus II keterlaksanaan pembelajaran inquiry lab diperoleh 93,8%, Kemampuan siswa dalam mengomunikasikan hasil percobaan diperoleh 90,1% tuntas dan 9,1% belum tuntas dengan rata-rata nilai 88,2. Dengan merujuk pada kategori ketercapaian indikator jika 70% siswa mencapai nilai rata-rata 70, maka pada pada siklus II indikator kemampuan mengomunikasikan hasil percobaan telah tercapai. Kemampuan siswa dalam mengomunikasikan hasil percobaan meningkat dari siklus I ke siklus II melalui model pembelajaran inquiry lab. Kata Kunci: Kemampuan mengomunikasikan hasil percobaan, inquiry lab.     ABSTRACT This study aims to improve students' ability to communicate the results of experiments through the lab inquiry learning model on static fluid material. This research is a classroom action research with 33 subjects of class XI MIPA 7 Senior High School 4 Bandung in Odd Semester Academic Year 2018/2019. Data collecting techniques are carried out by observing and evaluating experimental report results. The data are analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the research showed, in the first cycle the implementation of lab inquiry learning reached 86.4%. Students' ability to communicate the results of the experiment was 33.3% complete and 66.7% had not been completed with the average score 63.4. In the second cycle, the implementation of lab inquiry learning reached 93.8%, the ability of students to communicate the experimental results obtained 90.1% complete and 9.1% have not been completed with average score 88.2. By referring to the category of  indicator achievement if 70% of students reach the average score 70, then in the second cycle the indicator of the ability to communicate the results of the experiment has been achieved. Students' ability to communicate the results of the experiment increased from cycle I to cycle II through the lab inquiry learning model. Keywords: the ability to communicate experimental results, inquiry lab
Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa SMA dalam Melakukan Percobaan melalui Model Pembelajaran Problem Solving Laboratory pada Materi Elastisitas Shelly Nurul Marfita; Muslim Muslim; Unang Purwana; Karyawan Karyawan
WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) Vol 4, No 1 (2019): WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika) 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.927 KB) | DOI: 10.17509/wapfi.v4i1.15820

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory pada materi elastisitas. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian sebanyak 32 siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 4 Bandung Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan lembar kerja peserta didik yang berbasis kemampuan melakukan percobaan. Kemampuan melakukan percobaan yang diukur pada penelitian ini terdiri dari 3 aspek kemampuan yaitu kemampuan dalam menyiapkan kegiatan percobaan, melaksanakan kegiatan percobaan, dan melaporkan hasil kegiatan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I capaian kemampuan siswa dalam menyiapkan kegiatan percobaan sebesar 72%, melaksanakan kegiatan percobaan sebesar 70% dan melaporkan kegiatan percobaan sebesar 57%. Kemampuan peserta didik dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory pada materi elastisitas berada pada kategori rendah (30% - 60%) dengan 37,5% siswa dinyatakan tuntas dan 62,5%  belum tuntas. Pada siklus II capaian kemampuan siswa dalam menyiapkan kegiatan percobaan sebesar 84%, melaksanakan kegiatan percobaan sebesar 85% dan melaporkan kegiatan percobaan sebesar 73%. Kemampuan peserta didik dalam melakukan percobaan melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory 81,25% siswa dinyatakan tuntas dan 18,75% belum tuntas. Berdasarkan kategori ketercapaian indikator jika 70% siswa mencapai nilai rata-rata 70, maka pada pada siklus II indikator kemampuan melakukan percobaan telah tercapai. Terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan percobaan dari siklus I ke siklus II melalui model pembelajaran Problem Solving Laboratory. Kata Kunci: Kemampuan Melakukan Percobaan ; Problem Solving LaboratoryABSTRACTThis research is aimed to increase students' ability in doing experiment by using Problem Solving Laboratory (PSL) learning model in elasticity material. It is a classroom action research with research subject is 32 students of class XI Mipa 5 sman 4 bandung on ood semester in study year 2018/2019. Collecting data technique was done by using observation and student worksheet based on doing experiment ability. The ability in doing experiment measured in this research consists of 3 ability aspects that are preparing experiment ability, doing experiment ability, and reporting experiment result ability. Result of this research shows that in cycle 1 students' ability achievement in preparing experiment is 72%, doing experiment is 70%, and reporting experiment result is 57%. The students' ability in doing experiment by using psl learning model on elasticitg material is low (30%-60%) with 37,5% students is complete and 62% students is incomplete. In cycle II, students' ability achievement in preparing experiment us 84%, doing experiment is 85%, and reporting experiment result is 73%. The students' ability in doing experiment by using psl learning model is 81,25% students is complete and 18,75% student is incomplete. Based on the achievement category indicator if 70% student reaches 70 average score, then in cycle II doing experiment ability indicator is achieved. There is an increase in students' ability on doing experiment from cycle I to cycle II by using psl learning model. Keywords: doing experiment ability; Problem Solving Laboratory