Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Organic Fertilizing on Changes In Chemical Properties and Growth of Passage Plants (Brassica juncea) on Psamment Soil Elizabeth Kaya; Simson Liubana; Delvi Polnaya
Agrologia Vol 11, No 2 (2022): Agrologia: Jurnal Ilmu Budidaya Tanaman
Publisher : Faculty of Agriculture, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajibt.v11i2.1651

Abstract

Soil quality indicates the ability of the soil to perform its functions in land use or ecosystems. The aim of the study was to determine the effect of liquid organic fertilizer and sago ella compost on available NPK, NPK uptake and growth of mustard (Brassica Juncea) in Psament soil. This research was conducted in the laboratory and in the Greenhouse. The experiment used compost fertilizer at doses of 0.10, and 20 tons/ha, and liquid organic fertilizer with doses of 3 ppm and 6 ppm. The results of the study found that the application of compost had a significant effect on P-available, available K and plant height, liquid organic fertilizer had a significant effect on P-available, soil pH, N uptake. The interaction between the two had an effect on P and K uptake and the number of leaves had no significant effect.
Sosialisasi Kandungan E-Coli Dan Total Koliform di Air Minum Masyarakat Di Desa Wayame Kota Ambon Johannis Petrus Haumahu; Rudy Soplanit; Simson Liubana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 3 (2026): April-Juli
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan primer dari manusia, hewan dan tumbuhan. Ketersediaan air bersih bagi kebutuhan manusia haruslah tersedia secara baik, baik dalam jumlah maupun kualitasnya. Kandungan unsur kimia, fisika dan mikrobiologi menentukan kualitas dari air itu sendiri. Masyarakat desa Wayame, kota Ambon sebagian besar menggunakan air minum yang berasal dari sumur dangkal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa kandungan sifat fisik dan kimia berada di bawa standart kualitas air minum yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 492/Menkes/Per/IV/2010, tanggal 19 April 2010. Sedangkan untuk mikrobiologi dalam hal ini e-coli dan totol koliform berada di atas standart baku mutu air minum. Untuk itu sosialiasi ini penting untuk memberikan penjelasan kapada masyarakat tentang dampak kandungan e-coli dan total koliform terhadap kesehatan masyarakat serta cara penanggulangannya.