Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sistem Pengendalian Aliran Listrik dalam Ruangan Melalui Jaringan Intranet dalam Rangka Penghematan Energi Vincentius Christian Bintang P.; Peter Rhatodirdjo Angka; Albert Gunadhi; Diana Lestariningsih; Rasional Sitepu; AFL Tobing
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v16i1.968

Abstract

Salah satu isu global saat ini adalah krisis energi, terutama energi yang paling banyak digunakan salah satunya adalah energi listrik. Menurut kajian PT PLN pertumbuhan beban listrik di pulau Jawa adalah 9 persen tiap tahunnya, potensi krisis listrik terjadi karena pesatnya pertumbuhan aktivitas perekonomian di pulau Jawa . Hal ini berimbas pada meningkatnya energi listrik. Namun demikian cadangan bahan bakar sebagai sumber daya yang tidak dapat diperbarui semakin menipis tiap tahunnya, oleh karena itu penggunaan energi listrik harus tepat guna dan efesien. Sasaran dari penelitian ini adalah instansi Universitas Widya Mandala Surabaya, yaitu pada infrastruktur kelistrikannya. Salah satu upaya penghematan ialah dengan cara mengurangi penggunaan alat-alat listrik di kelas-kelas. Pada penelitian ini beban listrik berupa lampu, LCD proyektor dan AC (Air Conditioner) pada ruang kelas. Sistem bekerja dengan menggunakan rangkaian breaker berupa Solid State Relay. Jadwal penggunaan ruangan dibuat di dalam database. Mikrokontroler diberi pewaktu Real Time Clock (RTC) yang disinkronkan dengan jam server. Browser akan menampilkan kondisi kelas yang dipakai menyala atau tidak ditandai dengan deteksi sensor arus pada tiap phasenya dan jadwal aliran listrik kelas. Hasil didapat adalah sistem mampu mematikan dan menyalakan aliran listrik sesuai program sehingga menghemat energi dengan mengurangi penggunaan listrik yang tidak diperlukan. Kata kunci : efesiensi energi listrik, intranet, mikrokontroler, Solid State Relay, RTC.
Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant Michael Yohannes; Peter Rhatodirdjo Angka
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v7i1.1261

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi dan rumitnya jalur yang harus dilalui oleh robot, maka dibuatlah Robot Beroda Yang Berjalan Menurut Jalur Yang Digambar Pada Personal Digital Assistant (PDA). Tujuan dari pembuatan alat tersebut untuk mempermudah operator dalam menentukan jalur yang harus dilalui oleh robot. Cara kerja robot adalah membaca titik yang digambar oleh operator, lalu PDA akan menghitung jarak jalur yang akan dilalui, setelah itu PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler untuk berjalan sesuai dengan jalur tersebut. Cara menggambar jalur pada layar PDA adalah dengan menyentuh suatu titik pada layar sentuh, lalu program akan menempatkan titik pada daerah yang disentuh untuk kemudian dihubungkan secara otomatis dengan titik jalur sebelumnya, sehingga terbentuklah jalur, dan proses itu akan berulang-ulang sampai operator menekan tombol “selesai”. Setelah jalur selesai digambar, maka titik jalur yang digambar pertama kali dianggap sebagai titik START dan yang digambar terakhir sebagai titik END. PDA berkomunikasi dengan mikrokontroler secara 2 arah (kirim–terima) dengan menggunakan rangkaian transmisi data infra merah. Untuk mengenali jarak yang telah dilalui robot, maka digunakan sensor optocoupler pada kedua roda belakang. Sensor optocoupler ini juga digunakan pada saat memutar haluan robot sesuai dengan sudut yang dikehendaki. Aplikasi robot ini pada dunia nyata antara lain robot pembawa barang.
Perancangan Sistem Informasi Produksi di CV. Lintas Bangun Perkasa Darwin Febrianto; Peter Rhatodirdjo Angka; Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 12 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v12i2.1448

Abstract

CV. Lintas Bangun Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang lantai kayu (flooring). Produk-produk yang dibuat oleh perusahaan diantaranya berupa Flooring Finger Joint Laminating, Flooring Uni Joint, Wood Tiles, dan Profiles Wood Tiles. Kecepatan dalam pelayanan dan ketepatan dalam mengolah data merupakan kunci utama untuk meningkatkan pelayanan kepada customer. Saat ini sistem yang ada pada perusahaan memiliki beberapa kekurangan seperti dalam proses penyimpanan data, pembuatan laporan, dan pengecekan stok produksi. Untuk itu, dibuatlah suatu sistem informasi yang dapat menyelesaikan masalah diatas. Selain itu, sistem ini akan terintegrasi antar divisi dalam departemen produksi dan juga dilengkapi dengan notifikasi stok bahan di lantai produksi baik bahan baku, WIP, maupun bahan jadi.
Analysis of The Improvement of Cone Machine Using Overall Equipment Effectiveness Method (OEE) Julius Mulyono; Chatarina Dian Indrawati; Peter Rhatodirdjo Angka; Andrew Joewono
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) Vol. 10 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/prozima.v10i1.1751

Abstract

The cone machine is the main machine, which is used to produce the cone for ice cream.  So, it is important for measuring the effectiveness of the machine. Overall Equipment Effectiveness (OEE) is one of method to determine the machine effectiveness. The calculation results that the cone machine effectiveness is still under the ideal standard of Overall Equipment Effectiveness, the percentage of effectiveness is 73.85%, percentage of availability rate is 91.55%, performance rate is 82.56%, and quality rate is 97.61%. The ideal OEE standard for manufacturing is 85%; while for food products it is 64%. This figure was adopted by this company. Meanwhile, using fishbone diagram, there are four factors that affect the productivity of cone production, that is, human, machine, method, and material (raw material). Improvements that are needed to be done are conducting training for the machine operators, and using better machine component, i.e. baking plate bearing components.