Venantius Agung Jati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GEOLOGI DAN GEOMETRI BATUBARA DI AREA PARINGIN, KECAMATAN PARINGIN, KABUPATEN BALANGAN, KALIMANTAN SELATAN Venantius Agung Jati
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 2, No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1362.253 KB)

Abstract

SARI - Daerah telitian berada di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, secaratatanan geologi termasuk di daerah Cekungan Barito, di Formasi Warukin Atas berumur Miosen Tengah. Geomorfologi pada daerah Paringin terdapat satu jenis pola pengaliran, yaitu pola pengaliran subdentric. DaerahParingin terbagi menjadi 3 bentukasal yaitu bentukasal Stuktural yang terdiri dari Perbukitan Antiklin (S1), bentukasalFluvial yang terdiri dari Dataran Alluvial (F1) dan Rawa (F2), serta Bentukasal Antropogen yang terdiri dari Pit (H1),Disposal (H2) dan Pond (H3). Pada daerah Paringin terdapat 4 satuan batuan yang diendapkan pada Miosen Tengah.Empat satuan batuan pada daerah telitian terdiri dari yang tua: satuan batulempung Warukin-Atas, satuan batupasirWarukin-Atas, satuan batulempung-pasiran Warukin-Atas dan endapan aluvial. Sturktur geologi daerah Paringin terdiridari kedudukan lapisan yang berbeda – beda, struktur kekar dan lipatan berupa antiklin. Kedudukan lapisan batuandengan arah jurus utara - selatan dan selatan - utara. Kekar - kekar di daerah telitian menunjukkan arah tegasan barat –timur dan tenggara – baratlaut. Struktur antiklin daerah telitian membujur utara - selatan dengan nama lipatan SteeplyInclined Horizontal Fold (Fluety, 1964) dan Upright Horizontal Fold (Rickard, 1971). Batubara daerah Paringinmemiliki ketebalan yang bervariasi mulai dari >0,5 m – 15,1 m dengan kemiringan berkisar antara 20° (landai) - 50°(curam).Kata-kata kunci : batubara, ketebalan, geometri.