Royhan Nashuh Salsabiyl
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG TAMBANG BATUBARA TERBUKA FORMASI TANJUNG DAERAH SENAKIN KECAMATAN KELUMPANG UTARA KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Royhan Nashuh Salsabiyl
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sari - Daerah penelitian secara administratif terletak pada Desa Senakin, Kecamatan Kelumpang Utara,Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimatan Selatan. Daerah penelitian secara geografis terletak pada koordinat418500 – 423500 dan 9682000 – 9688000 UTM (Universal Transverse Mercator) WGS 1984 zona 51S. Luasdaerah penelitian sebesar 5 km x 6 km dengan skala 1 : 12.500. Berdasarkan aspek – aspek geomorfologi,daerah penelitian terbagi dalam delapan bentuk lahan, antara lain Bukit Waste Dump (A1), Lembah BukaanTambang (A2), Perbukitan Homoklin (S1), Perbukitan Antiklin (S2), Pematan Intrusi (V1), Dataran Homoklin(D5), Tubuh Sungai (F1) dan Dataran Aluvial (F5). Stratigrafi daerah penelitian berdasarkan ciri litologi yangdominan, dapat dikelompokkan menjadi enam satuan litostratigrafi tidak resmi. Satuan tersebut dari tua kemudameliputi Satuan Batulempung Tanjung (Eosen Tengah), Satuan Batupasir Tanjung (Eosen Akhir), SatuanBatulempung Karbonatan Tanjung (Oligosen Awal) yang diendapkan pada lingkungan Coastal Plain – Estuarine(Witts, 2012), Intrusi Basalt (Miosen Akhir), Endapan Aluvial dan Waste Dump (Resen). Struktur geologidaerah penelitian meliputi kekar, sesar, dan lipatan yangmemiliki arah tegasan utama barat-timur. Metodeanalisis geologi teknik yang digunakan adalah metode pemetaan geologi teknik, analisis kinematik dan analisisdengan menggunakan perangkat lunak Slide v.6.0 dan Phase2 dengan metode LEM (Limit Equilibrium Method)dan FEM (Finite Element Method). Properti massa batuan yang ada pada daerah penelitian memiliki nilai RMRdan GSI yang bervariasi dari buruk hingga baik. Analisis kinematik pada empat titik mendapati potensilongsoran baji pada lereng Sidewall dan tidak berpotensi longsoran pada lereng Highwall. Analisis FEM danLEM dilakukan pada lereng dengan kondisi statis dan dinamis. Analisis FEM mendapati nilai SRF (StrengthReduction Factor) pada lereng Sidewall yaitu 1,36 statis dan 1,35 dinamis, sedangkan pada Highwall didapatinilai 1,29 statis dan 1,26 dinamis. Keduanya termasuk ke dalam lereng dengan kriteria aman. Analisis LEMmendapati nilai Faktor keamanan pada lereng Sidewall yaitu 1,236 statis dan 1,216 dinamis untuk keruntuhanHoek & Brown, 1,908 statis dan 1,865 dinamis untuk keruntuhan Mohr – Coulomb. Pada lereng Highwalldidapati nilai 1,5 statis dan 1,46 dinamis untuk keruntuhan Hoek & Brown, 1,879 statis dan 1,829 dinamis untukkeruntuhan Mohr – Coulomb.. Keduanya termasuk ke dalam lereng dengan kriteria aman. Kata-kata kunci : Geologi, Analisis Kinematik, Analisis Kestabilan Lereng