SARI - Lokasi penelitian analisis permodelan cekungan lapisan batuan induk berada di daerah Lapangan “Y”Cekungan Sumatra Utara milik daerah PT. Pertamina.Dalam proses penelitian, digunakan data yaitu data geokimia (Total Organic Carbon (TOC), VitriniteReflectance (%Ro), Hydrogen Index (HI), dan Potential Yield (PY)), data biostratigrafi dan umur lapisan, dandata mudlog sumur yang menghasilkan model 1D sejarah penimbunan. Stratigrafi daerah telitian berdasarkandata 4 sumur terdiri atas empat formasi, yaitu Formasi Belumai dengan komposisi batupasir sisipan serpih danbatugamping berumur Miosen awal, Formasi Baong dengan komposisi batulempung dan serpih sisipanbatupasir berumur Miosen tengah, Formasi Keutapang dengan komposisi batupasir dan serpih sisipankonglomerat berumur Miosen akhir, dan Formasi Seurula dengan komposisi batupasir dan konglomerat sisipanserpih berumur Miosen akhir – Pliosen awal yang kemudian secara tidak selaras diatas Formasi Seurula yaituEndapan Alluvial.Lapisan batuan induk menjadi tujuan utama dari hasil permodelan ini. Lapisan Formasi Belumai – FormasiBaong (Miosen awal- Miosen tengah) menunjukkan tipe kerogen III dan II/III dari nilai HI yang berkisar 50240mgHC/gTOC,potensipetroleumsedang-baikyangdilihatdarinilaiTOCantara0,5-1,8wt%danPY2,53,1kg/t, dan tingkat kematangan blum matang – puncak matang dengan Ro 0,45-0,72%Ro di kedalamanberkisar >2000mdpl. Pada sumur WS-5 kematangan didapat hingga puncak matang pada kedalaman 2143mdplyang kemungkinan di sumur WS-5 memiliki total kedalaman pemboran lebih dalam dibanding sumur lainsehingga menunjukkan potensi lapisan batuan induk lebih baik dari sumur lain.Kata-kata Kunci : Cekungan Sumatra Utara, Burial History, Lapisan batuan induk