Sari - Secara geografis, daerah telitian terletak pada Zona UTM 50 dengan X : 0276499 – 0278700 dan Y : 9640200 –9645000, yang secara administratif berada pada Desa Cintapuri, Kecamatan Simpang Empat Pengaron,Kabupaten Banjar,Propinsi Kalimantan Selatan. Luas daerah penelitian adalah 12 km2 dengan ukuran 3,5 km x 4,5 km2. Geomorfologi daerah telitian dibagi berupa satuan bentuk asal Denudasional (D), Fluvial (F) dan Lahan Bekas Tambang(H). Masing-masing satuan bentuk asal tersebut dibagi menjadi 1 sub satuan geomorfik. Satuan Perbukitan BergelombangLemah (D1) yang menempati 74% dari lokasi penelitian, Rawa (F1) menempati 8% dari lokasi penelitian dan Lahan BekasTambang (H1) menempati 23% dari lokasi penelitian.Lokasi ini masuk di dalam Cekungan Barito yang masuk ke dalam Sub Cekungan Asam-asam. Stratigrafi daerah telitian terdiri dari 2 satuan batuan, berikut ini urut –urutan satuan batuan dari tua ke muda, Satuan Batupasir Warukin terdiri darilitologi batupasir silikaan, batulanau, dan batulempung, umur Miosen tengah – akhir (5,3 jtyl – 16,2 jtyl). Satuan initerendapkan pada lingkungan Upper delta plain - fluvial. Satuan Konglomerat Dahor, terdiri dari litologi konglomerat,batupasir silikaan, lanau dan dengan sisipan lempung. Umur satuan Konglomerat Dahor Miosen akhir – Pliosen (1,6 jtyl –5,3 jtyl). Satuan ini terendapkan pada lingkungan Upper delta plain - fluvial.Faktor-faktor yang mempengaruhi variasi ketebalan lapisan batubara di daerah ini dipengaruhi oleh splitting yang terbentukpada saat proses pengendapan batubara (syn depositional) dan erosional yang terjadi setelah proses pengendapan batubara(post depositional) yang mengakibatkan penipisan pada lapisan batubara pada daerah penelitian.Kata – kata kunci : splitting, pengendapan, batubara.