SARI - Daerah penelitian secara administratif terletak di daerah Desa Tanjunganom, Kecamatan Salaman, KabupatenMagelang, Provinsi Jawa Tengah. Zona UTM (Universal Transverse Mercator) termasuk pada zona 49M pada koordinat400000mE-405000mE dan 9163000mN–9168000mN. Luas daerah telitian 5 km x 5 km atau 25 m dengan skala peta1:15.000. Pola pengaliran berupa subdendritik.satuan geomorfik daerah penelitian adalah Satuan Perbukitan VulkanikBerlereng Curam (V1), Satuan Perbukitan Vulkanik Berlereng Miring (V2), Satuan Dataran Aluvial (F1), dan TubuhSungai (F2). Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan batuan tidak resmi. Urutan dari tua ke mudasebagai berikut: Satuan breksi monomik Kaligesing (Oligosen Akhir – Miosen Awal), satuan breksi laharik Sumbing Tua(Kuarter), satuan breksi piroklastik Sumbing Muda (Kuarter) dan satuan endapan aluvial (Holosen). Lingkunganpengendapan daerah telitian merupakan lingkungan darat dengan fasies vulkanik medial. Struktur geologi yang ditemukanpada daerah telitian berupa sesar mendatar kanan naik sempu dan nama reverseright slip fault yang berpola utara –selatan, dan kekar gerus berpasangan Kranjang Lor dengan arah tegasan utama barat daya – timur laut. Lingkunganpengendapan daerah telitian merupakan lingkungan darat dengan fasies vulkanik medial.Hasil analisis kestabilan lereng pada lereng 1 Kranjang Lor diperoleh hasil kondisi lereng labil dengan FK 0,315 padalereng bagian atas, kondisi lereng kritis dengan FK 1,083 pada lereng bagian tengah, dan kondisi lereng labil dengan FK0,742 pada lereng bagian bawah.Padalereng 2 Klimbangan diperoleh hasil kondisi lereng labil dengan nilai FK 1,007.lereng 3 Planden diperoleh hasil kondisi lereng labil dengan FK1,03, lereng 4 Dukuh Lor diperoleh hasil kondisi lerenglabil dengan FK1,034, lereng 5 Manggoran diperoleh hasil kondisi lereng labil dengan FK1,008, dan lereng 6 Sempudiperoleh hasil kondisi lereng kritis dengan FK1,21.Kata-kata kunci: kestabilan lereng, gerakan tanah. 2