Muhammad Reza Kurniadi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GEOLOGI DAN STUDI FASIES BATUGAMPING FORMASI WONOSARI DAERAH BATURETNO DAN SEKITARNYA KECAMATAN DAMPIT, KABUPATEN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR Muhammad Reza Kurniadi
Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UPN "VETERAN" YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2645.66 KB)

Abstract

Sari - Secara administratif daerah penelitian termasuk dalam wilayah Kecamatan Dampit, Malang, ProvinsiJawa Timur. Secara geografis terletak pada koordinat UTM 695000 mE - 670000 dan 9083000 mE – 9088000mE, zona UTM 49S lembar Turen dengan skala 1: 12.500. Luas daerah penelitian yaitu 25 km² dengan panjang5 km dan lebar 5 km.Secara fisiografi daerah penelitian termasuk dalam zona Pegunungan Selatan Jawa Timur.Berdasarkan analisa deskriptif dari morfologi bentang alam yang ada, daerah penelitian dibagi menjadi 4bentukan asal yaitu fluvial, vulkanik, denudasional, dan struktural. Dan dibagi menjadi empat bentuklahan yaituTubuh Sungai (F2), Perbukitan Struktural (S2), Perbukitan Vulkanik (V1), Perbukitan Terkikis Sedang (D1),dan Lereng Vulkanik Landai (V3). Pola pengaliran daerah penelitian terdiri dari dua pola diantaranya subdendritik(SD)dansub-paralel(SP)Berdasarkanhasilpengamatanlapangandananalisalaboratorium,daerahpenelitiandapatdibagimenjadilimasatuanlitostratigrafi tidak resmi dengan urutan dari tua ke muda sebagai berikut: Satuan breksivulkanikMandalika (Oligosen Akhir-Miosen Awal, Samodra dkk, 1992), Satuan breksipiroklastik Wuni (Miosen Awal,Samodra dkk, 1992), Satuan konglomerat Nampol (Miosen Tengah, Samodra dkk, 1992), Satuan batugampingWonosari (Miosen Tengah-Miosen Akhir, N12-N17) dan Satuan endapan aluvial (Holosen-Resen).Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian terdiri yaitu struktur sesar normal slip fault dengan namasesar genteng. Struktur sesar tersebut mempunyai arah tegasan relatif barat laut-tenggara (NW-SE).Potensi geologi positif yaitu adanya geowisata dan penambangan batugampng. Lalu potensi geologi negatifberupa gerakan tanah (tipe earth flow) dan kerusakan singkapan geologi. Asosiasi fasies batugamping Wonosari pada daerah telitian antara lain adalah asosiasi fasies Mudstone –Packstone Restricted Circulation Marine on Platform Interior, asosiasi fasies Packstone and Grainstone OpenMarine on Platform Interior, asosiasi fasies Framestone Open Marine on Platform Interior (Wilson, 1975).Interpretasi lingkungan pengendapan satuan batugamping Wonosari pada daerah telitian adalah lingkunganrestricted circulation marine dan open marine (Wilson, 1975) merupakan lingkungan platform interior yangberada di belakang barrier reef. Kata-kata kunci : fasies, Mudstone, Pacstone, Framestone, Grainstone.