Pendidikan jasmani pada dasarnya merupakan bagian integral dari sistem pendidikan secara keseluruhan, bertujuan untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan gerak, keterampilan berpikir kritis, keterampilan sosial, penalaran, stabilitas, emosional, tindakan moral, aspek pola hidup sehat dan pengenalan lingkungan bersih melalui aktivitas jasmani, olahraga dan kesehatan terpilih yang direncanakan secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan pembelajaran passing atas melalui permainan shootpass (shooting passing atas) pada siswa kelas VI MIN 1 Indragiri Hulu. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah dengan pendekatan bermain shootpass (shooting passing atas) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran passing atas kelas VI MIN 1 Indragiri Hulu ? Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Objek penelitian adalah siswa kelas VI MIN 1 Indragiri Hulu yang berjumlah 32 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan terhadap proses pembelajaran dan hasil tes tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran passing atas yang dilakukan dengan pendekatan permainan shotpass pada siswa kelas VI MIN 1 Indragiri Hulu secara kualitatif dalam tiap pertemuan selalu ada peningkatan. Sedangkan secara kuantitatif diakhir pertemuan menunjukkan nilai rata-rata kognitif 82%, afektif 73% dan psikomotor 74% sedangkan nilai rata-rata kelas tuntas KKM 75 yaitu nilai rata-rata kelas mencapai 76. Dengan jumlah siswa yang sudah mencapai KKM (tuntas) ada 27 siswa, dan yang belum mencapai KKM (belum tuntas) ada 5 siswa. Berdasarkan analisis data dan pembahasan ada peningkatan yang positif dalam pembelajaran passing atas melalui permainan shootpass. Bahwa dengan bermain shootpass dapat meningkatkan hasil belajar maupun proses pembelajaran passing atas pada siswa kelas VI MIN 1 Indragiri Hulu. Hal tersebut dibuktikan dengan indikator keberhasilan peningkatan hasil belajar siswa, yaitu hasil nilai rata-rata satu kelas dapat mencapai lebih dari atau sama dengan nilai KKM (75) yaitu 76. Jadi, pendekatan permainan shootpass dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan pembelajaan passing atas. Permainan shootpass menekankan pemahaman bermaian yang berpusat pada siswa sehingga siswa merasa senang dan antusias dalam mengikuti pembelajaran.