This Author published in this journals
All Journal Agropet
Yunober Mberato
Staf Pengajar Program Studi Peternakan Fak. Pertanian Universitas Sintuwu Maroso

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Jarak Tanam dan Jumlah Ruas Stek Terhadap Produksi Rumput (Pennisetum Purpureum) Gajah Yan Alpius Loliwu; Yunober Mberato
Agropet Vol 16, No 2 (2019): Volume 16 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hijauan pakan ternak atau biasa disebut Hijauan Makanan Ternak (HMT) merupakan bahan pakan yang sangat penting bagi ternak terutama ternak ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Hijauan pakan ternak menjadi bahan pakan yang sangat disukai oleh ternak ruminansia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan (tinggi tanaman, panjang daun dan lebar daun) rumput Gajah yang ditanam dengan jarak dan jumlah ruas stek yang berbeda. Penelitian dilakukan di Kelurahan Tendeadongi Kecamatan Pamona Utara Kabupaten Poso. Bahan yang digunakan dalam percobaan ini meliputi pupuk kotoran ayam dan bibit tanaman rumput gajah (Pennisetum purpureum) yang diperoleh dari Kelurahan Pamona Kecamatan Pamona Puselemba. Metode eksperimental dengan mengggunakan Faktorial 2 x 2. Masing-masing perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Perlakuan penelitian ini adalah sebagai berikut: P₁ = 60 cm x 60 cm + 2 ruas stek; P₂ = 60 cm x 60 cm, + 3 ruas stek; P₃ = 80 cm x 80 cm, + 2 ruas stek; P₄ = 80 cm x 80 cm + 3 ruas stek. Pertumbuhan tinggi tanaman rumput Gajah umur 1–8 minggu mempunyai tingkat pertumbuhan yang bervariasi. Tinggi tanaman pada umur 1 minggu sekitar 9 – 11 cm atau rata-rata sebesar 10,17 cm, sedangkan pada akhir pengukuran umur 6 minggu sebesar 42,67 – 882,50 cm. Hasil pengukuran panjang daun rumput Gajah dalam penelitian ini pada Perlakauan P1, P2, P3 dan P4 pada umur 1 minggu relatif sama yaitu P1 : 2,33 cm, P2 : 3,17 cm, P3 : 2,33 cm, dan P4 : 2,67 cm. Pada akhir pengukuran atau umur 8 minggu, tinggi tanaman rumput Gajah berturut turut P1 : 48 cm, P2 : 54,17 cm, P3: 44,50 cm dan P4 : 79 cm. Hasil pengukuran lebar daun rumput Gajah dalam penelitian ini pada Perlakauan P1, P2, P3 dan P4 pada umur 3 minggu relatif sama yaitu P1 : 10 m, P2 : 10 mm, P3 : 8 mm, dan P4 : 10 mm. Pada akhir pengukuran atau umur 8 minggu, lebar daun tanaman rumput Gajah berturut turut P1 : 20 mm, P2 : 29 mm, P3: 26 mm dan P4 : 37 mm. Produksi rumput Gadjah dengan jarak 80 cm x 80 cm dengan jumlah ruas 3 lebih baik dibandingkan dengan jarak tanam 60 cm x 60 dengan jumlah ruas 2.
Analisis Produksi dan Kualitas Pakan Ternak Kerbau di Desa Tokilo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso Yunober Mberato; Panji Berkat Lakiu; Helmi Mongi
Agropet Vol 16, No 1 (2019): Volume 16 No 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padang pengembalaan sebagai tempat tumbuh tanaman dan mempunyai potensi sebagai tempat tumbuh pakan ternak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran produksi dan kualitas pakan kerbau. Penelitian ini dilakukan di Desa Tokilo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat padang penggembalaan semi alami, dimana padang tersebut masih terdapat rumput atau tanaman pakan alami akan tetapi sudah terdapat campur tangan manusia agar produksinya dapat ditingkatkan. Pada musim kering dengan produksi hijauan tiap 1m2 sebesar 249,26 gram maka diperoleh total produksi hijauan makanan ternak sebanyak 37,39 ton/ha. Adapun produksi rumput di padang penggembalaan Desa Tokilo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso pada musim kering sebanyak 37,39 ton/150 ha/tahun. Untuk musim hujan terdapat 42,01 ton/150 ha/tahun. Untuk daya tampung padang penggembalaan Desa Tokilo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso pada musim kering adalah 3,78 unit ternak dan pada musim hujan adalah 6,37 unit ternak. Ketersediaan pakan hijauan ternak dipadang penggembalaan Desa Tokilo dapat memenuhi kebutuhan bahan keringnya sehingga ternak tidak kekurangan makanan ternak.