Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Embracing Digitalization in Tourism: Strategic Approaches for Global Competitiveness in the Digital Economy Era J, Rhena; Kraugusteeliana, Kraugusteeliana; Hamzar
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i2.1282

Abstract

The digital economy era has transformed various sectors, including tourism. Digital technology enables companies to operate more efficiently and reach global markets more easily. Digital transformation has become an urgent necessity for the tourism industry to remain competitive. This research aims to explore how a strategic approach to digitalization can be applied by tourism businesses to enhance their global competitiveness in the digital economy era. The research employs a literature review method with a qualitative approach. Data were collected from Google Scholar with publication dates ranging from 2011 to 2024. The study results indicate that digitalization has become imperative for tourism businesses in facing global dynamics in the current digital economy era. More than just the use of information technology, digitalization involves a comprehensive transformation of business processes, from marketing to the tourist experience at destinations. Successful examples of tourism digitalization in Indonesia, such as Wonderful Indonesia and online ticket booking platforms, demonstrate significant potential in enhancing global competitiveness and strengthening the local tourism industry
Peran Strategis Sistem Informasi Bisnis dalam Sinkronisasi Pengelolaan Talenta dan Penguatan Branding UMKM di Era Ekonomi Digital J, Rhena; Supriadi, Supriadi; Hayadin, Muh Ridwan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran strategis sistem informasi bisnis (SIB) dalam menyinkronkan pengelolaan talenta dan penguatan branding usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tantangan era ekonomi digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis 26 artikel ilmiah dan sumber terpercaya yang dipublikasikan pada periode 1991–2024, diseleksi dari 35 sumber awal yang diperoleh melalui Google Scholar dan situs web kredibel. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi SIB memungkinkan UMKM untuk mengelola talenta secara lebih efisien, terstruktur, dan adaptif terhadap perubahan teknologi, serta meningkatkan daya saing melalui strategi branding yang berbasis data. Temuan ini diperkuat dengan teori Resource-Based View, Dynamic Capabilities, dan studi kasus UMKM berbasis teknologi seperti Warung Pintar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pelaku UMKM, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat transformasi digital berbasis sistem informasi yang terintegrasi guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan UMKM di Indonesia.
Transformasi Ekonomi Digital dan Evolusi Pola Konsumsi: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Perilaku Belanja di Era Internet Amory, Jeffriansyah Dwi Sahputra; Mudo, Muhtar; J, Rhena
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.14608

Abstract

Transformasi ekonomi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat secara fundamental, terutama dengan meningkatnya penggunaan e-commerce, layanan berbasis sharing economy, serta metode pembayaran digital yang semakin mempermudah transaksi. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif yang bertujuan untuk mengkaji perubahan perilaku belanja di era internet. Data penelitian diambil dari Google Scholar untuk periode 2015–2025, dengan total 50 artikel yang diseleksi menjadi 24 artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi telah mendorong pergeseran preferensi konsumen dari belanja konvensional ke belanja daring, dengan faktor utama seperti kenyamanan, efisiensi, dan personalisasi layanan. Media sosial dan pemasaran berbasis influencer memainkan peran penting dalam keputusan pembelian, sementara model bisnis baru seperti cloud kitchen dan layanan pesan-antar semakin mengubah pola konsumsi, terutama di industri makanan dan minuman. Namun, fenomena ini juga menghadirkan tantangan, termasuk peningkatan belanja impulsif, risiko keamanan data, dan dampak negatif terhadap sektor ritel tradisional. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya adaptasi bisnis terhadap tren digital, perlunya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konsumen, serta peningkatan literasi digital dan keuangan bagi masyarakat. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan data sekunder dan tidak menggali aspek demografis atau budaya yang dapat memengaruhi adopsi digitalisasi. Oleh karena itu, studi lanjutan dengan pendekatan empiris diperlukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai transformasi konsumsi di era digital.
Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Model Bisnis UMKM: Kajian Literatur tentang Inovasi dan Keberlanjutan Amory, Jeffriansyah Dwi Sahputra; J, Rhena; Hayadin, Muh Ridwan
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 2 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i2.14519

Abstract

Integrasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam model bisnis UMKM telah menjadi faktor penting dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha, khususnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TIK dalam meningkatkan efisiensi operasional, menciptakan inovasi produk dan layanan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di tengah tantangan global. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka dengan analisis deskriptif. Data diperoleh dari Google Scholar untuk periode 2003-2025, dengan 26 artikel terpilih dari total 50 artikel awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TIK, seperti pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan sistem manajemen berbasis cloud, memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Studi kasus Goola, Du Anyam, dan Dekoruma mengilustrasikan bagaimana teknologi dapat diadopsi untuk menjangkau pasar lebih luas, menciptakan inovasi, dan memastikan keberlanjutan bisnis. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital dan ketimpangan infrastruktur masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, dan sektor swasta sangat dibutuhkan untuk mengatasi kendala tersebut dan menciptakan ekosistem digital yang mendukung transformasi UMKM.
Impact of Digital Technology Access and Structural Factors on Women’s Labor Force Participation in Indonesia Riski Aprilianti Baharuddin; Retno Fitrianti; Rhena J
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v8i3.38144

Abstract

This study examines the effects of digital technology access, gender equality, regional economic development, and minimum wage policy on women’s labor force participation in Indonesia. Using an annual provincial panel data set for the period 2015-2024 (t = 10), yielding 340 annual observations, the analysis applies a dynamic panel regression based on an Error Correction Model to distinguish long-run relationships from short-run dynamics. The results confirm a long-run relationship between digitalization, the gender development index, gross regional domestic product per capita, the provincial minimum wage, and women’s labor force participation. In the long run, the gender development index, gross regional domestic product per capita, and the provincial minimum wage have positive and statistically significant effects on women’s participation, while digitalization has a positive but not yet significant effect. In the short run, changes in digitalization, the gender development index, and gross regional domestic product per capita positively and significantly affect changes in women’s labor force participation, whereas changes in the provincial minimum wage are not significant. These findings suggest that digitalization mainly acts as a short-run opportunity trigger, while progress in gender equality, rising regional prosperity, and an adequate minimum wage function as key structural determinants of stronger women’s labor force participation in the digital economy.