Tasya Desan Fitriani
Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMANDIRIAN TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF Tasya Desan Fitriani; Eko Sri Israhayu
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i1.8198

Abstract

Seringkali pemeran yang tercantum dalam karya sastra ialah perempuan yang dianggap pengarang memiliki benang merah untuk dijadikan cerita yang menarik. Perempuan dalam dunia sosial selalu dipandang harus mengikuti norma sosial. Perempuan selalu digambarkan memiliki sosok tangguh dan mandiri. Tangguh memiliki arti bahwa perempuan sukar dikalahkan dan memiliki kekuatan dalam dirinya untuk menghadapi sesuatu. Mandiri juga diartikan sebagai perbuatan dan perilaku perempuan yang tidak menggantungkan nasibnya kepada orang lain. Salah satu novel yang menceritakan mengenai kemandirian tokoh perempuan yaitu Layangan Putus karya Mommy Asf. Penelitian ini mengungkapkan bahwa perempuan berhak memunculkan dirinya di ruang publik, mengejar cita-cita, dan memiliki hak dalam memilih. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan feminisme, di mana feminisme memiliki hubungan dengan tokoh perempuan yang terdapat pada karya sastra dalam menyetarakan hak dan kewajibannya dengan laki-laki. Sumber data dalam penelitian ini yaitu novel Layangan Putus karya Mommy ASF. Novel ini terbit di tahun 2020 oleh RDM Publishers. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil analisis, peneliti menemukan bentuk kemandirian, yaitu (1) kemandirian emosi data; (2)kemandirian sosial; (3)kemandirian intelektual dan (4) kemandirian ekonomi.Kata kunci: perempuan, feminisme, kemandirian