Saddam Hasrul
Universitas Gunung Leuser

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Keuangan Kalangan Mahasiswa Di Universitas Gunung Leuser Desi Aramana; Saddam Hasrul; Deni Trianda Pitri; Bahrul Ilmi; Nasruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Disiplin Ilmu (JPMASDI) Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Multi Dispilin Ilmu
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jpmasdi.v1i2.2506

Abstract

Literasi keuangan memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan finansial individu dan memberdayakan mereka untuk membuat keputusan keuangan yang terinformasi. Saat mahasiswa universitas beralih ke masa dewasa dan mengemban tanggung jawab finansial yang lebih besar, menjadi penting untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi dunia keuangan pribadi yang kompleks. Tinjauan sistematik ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis literatur yang ada tentang literasi keuangan di kalangan mahasiswa universitas, dengan fokus khusus pada memahami kondisi saat ini dari program-program literasi keuangan dan efektivitasnya dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku keuangan mahasiswa
DIALECT VARIETIES OF ALAS, GAYO AND KARO: VARIETAS DIALEKTIKA ALAS, GAYO DAN KARO Wikiaprian Pinim; Saddam Hasrul
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus: Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v2i2.1392

Abstract

This study was aimed to describe the factors of varieties of Alas, Gayo, and Karo dialects in Southeast Aceh province. The focus was on the verb usage in those three dialects. This study was designed qualitatively. The collected data was from the individual interviewee who is the speaker of Gayo, Alas, and Karo. The data consisted of the phonemes/accents and vocabularies from thosethree languages. On the basis of the research findings, the varieties of Alas and Gayo dialect cause by the distance and geographical factor. Whereas the influenced factor that make Alas and Karo dialects are varied is the historical factor where these two languages had been mixed since hundred years ago. Also, the close relationship in those three dialects becomes the factor that triggers the varieties of dialects. In conclusion, the factor of dialect varieties of Alas, Gayo, and Karo are caused by some factors, namely geographical factor, historical factor, and the close relationship among the languages.
Dampak Digitalisasi pada Profesi Akuntansi: Tantangan dan Peluang bagi Akuntan Masa Depan Yunita Althin Natanael; Tri Pertiwi; Saddam Hasrul; Edi Jamaris
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v4i1.593

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak digitalisasi pada profesi akuntansi yang mencakup tantangan dan peluang yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis data sekunder dari jurnal dan publikasi terkait digitalisasi dan profesi akuntansi. Populasi penelitian mencakup praktisi akuntansi, akademisi, dan regulator, dengan sampel berupa literatur terpilih yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis tematik, yaitu metode yang mengidentifikasi pola, tema, atau konsep yang muncul dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi meningkatkan efisiensi dan akurasi melalui otomatisasi tugas rutin dan integrasi sistem. Namun, akuntan kini dituntut menguasai keterampilan baru di bidang teknologi informasi, analisis data, dan strategi bisnis. Peran akuntan bergeser dari administratif ke analitis dan strategis, membuka peluang sebagai penasihat bisnis bernilai tambah. Tantangan seperti risiko keamanan siber, ketidakpastian regulasi, dan resistensi terhadap perubahan juga perlu diatasi. Keterbatasan penelitian terletak pada cakupan data sekunder dan perkembangan teknologi yang cepat, yang mungkin memerlukan pembaruan di masa depan. Secara keseluruhan, digitalisasi tidak hanya mengubah cara kerja akuntansi tetapi juga membuka jalan bagi inovasi dan pertumbuhan dalam profesi ini. This study analyzes the impact of digitalization on the accounting profession, focusing on the challenges and opportunities it presents. It employs a qualitative approach using a literature review and secondary data analysis from journals and publications related to digitalization and the accounting profession. The research population includes accounting practitioners, academics, and regulators, with the sample consisting of selected literature relevant to the research topic. The data analysis technique used is thematic analysis, which identifies patterns, themes, or concepts emerging from the collected data. The findings indicate that digitalization enhances efficiency and accuracy through the automation of routine tasks and system integration. However, accountants are now required to develop new skills in information technology, data analysis, and business strategy. As a result, the role of accountants is shifting from administrative functions to more analytical and strategic positions, creating opportunities for them to serve as value-added business advisors. Nonetheless, challenges such as cybersecurity risks, regulatory uncertainties, and resistance to change must be addressed. The study's limitations include its reliance on secondary data and the rapid advancement of technology, which may necessitate future updates. Overall, digitalization is not only transforming the way accounting is conducted but also paving the way for innovation and growth within the profession.