p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Borneo Cendekia
Mawaqit Makani
STIKes Borneo Cendekia Medika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN OBAT TANPA RESEP DI APOTEK NH FARMA KECAMATAN ARUT SELATAN Nurya Indah Lestari; Mawaqit Makani; Poppy Dwi Citra Jaluari
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.314

Abstract

Pendahuluan : Kepuasan adalah suatu perasaan senang ataupun kecewa yang muncul pada seseorang setelah membandingkan antara kesan atau persepsi terhadap kinerja seseorang atau hasil suatu produk, maupun sebuah harapan - harapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek NH Farma Pangkalan Bun. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian bersifat deskriptif analitik, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 94 responden dari pasien yang datang ke Apotek NH Farma. Pengambilan data dilakukan melalui pengisian kuesioner yang telah di uji validasi. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kepuasan persentase rata – rata secara keseluruhan mendapat nilai sebesar 98,76%. Hasil penelitian tingkat kepuasan dengan metode Servqual didapatkan nilai gap secara keseluruhan sebesar -0,05. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Madurejo dan Puskesmas Mendawai dalam kategori sangat puas.Kesimpulan : Pada penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelayanan kefarmasian yang ada di Apotek NH Farma masih belum bisa memenuhi harapan konsumen yang datang ke Apotek NH Farma.
POLA PEMBERIAN OBAT CACING PADA ANAK DI WILAYAH KALIMANTAN TENGAH Mawaqit Makani
Jurnal Kesehatan Borneo Cendekia Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v6i2 Desember.304

Abstract

Soil Transmitted Helimnths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia, terutama pada masyarakat desa, pinggiran kota ataupun perkotaan yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi pada negara yang beriklim tropis dan subtropis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pemberian obat cacing sebagai prevalensi kecacingan di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bersifat observasional kualitatif dengan rancangan penelitian crossectional. Pengambilan sampel dilakukan secara prospektif pada bulan Agustus – September 2022 di Kota Kumai. Hasil dari penelitian ini Pada penelitian ini terdapat 39 orang usia 2-5 tahun, dan 61 orang usia 6-12 tahun. Distribusi Pendidikan pada responden terbagi atas tiga yaitu usia pra sekolah 23%, TK 29%, dan Sekolah Dasar sebanyak 48%. Dari dua puluh tiga responden pada usia 2-4 tahun terdapat sepuluh responden yang tidak mengonsumsi obat cacing dikarenakan sudah tidak melakukan Posyandu secara rutin sehingga tidak menerima informasi yang tepat terkait obat cacing. Pada usia 5-12 tahun, terdapat 9 responden yang tidak mendapatkan obat cacing dengan berbagai kendala. Albendazole merupakan obat yang paling banyak dikonsumsi pada pencegahan kecacingan pada masyarakat Kumai. Hal ini dikarenakan pemberian berkala yang dilakukan oleh pihak dinas Kesehatan yang berkoordinasi dengan puskesmas untuk berkerja sama dengan sekolah dan fasilitas kesehatan (posyandu). Sedangkan pemberian pyrantel pamoat dan piperazine merupakan penggunaan obat cacing atas inisiatif masyarakat yang langsung diperoleh dari apotek.