Maya Maiyana
Balai Besar Perikanan Budidaya Laut, DJPB-KKP Jl. YosSudarso, Hanura, Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemeliharaan Benih Kakap Putih (Lates calcalifer, Bolch) Di Tambak Dengan Kepadatan Tebar Berbeda Maya Maiyana; Silfester Silfester; Herno Minjoyo; Suciantoro Suciantoro
Juvenil Vol 4, No 1: Februari (2023)
Publisher : Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/juvenil.v4i1.17165

Abstract

ABSTRAKPembibitan di tambak air laut merupakan salah satu cara budidaya untuk pembibitan benih. Percobaan dengan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas benih tambak dengan meningkatkan daya dukung dan menstabilkan produksi benih ikan. Pembibitan dilakukan dengan jaring atau happa berukuran (1 x 1 x 1,2 m3) yang dipasang pada keramba jaring apung di tambak. Terdapat 3 padat tebar yaitu perlakuan A dengan 250 ekor/m3, perlakuan B 500 ekor/mᶾ, dan perlakuan C 750 ekor/mᶾ. Ukuran awal benih untuk semua perlakuan adalah 4-5 cm dan dibudidayakan selama satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan dengan padat penebaran dalam jaring adalah 250 ekor/mᶾ, 500 ekor/mᶾ dan 750 ekor/mᶾ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelangsungan hidup dan tingkat pertumbuhan perlakuan A masing-masing sebesar 77,46% dan 6,02% lb/h lebih baik dibandingkan perlakuan B dan C. Sedangkan tingkat kelangsungan hidup dan tingkat pertumbuhan perlakuan B dan C tidak berbeda nyata. berbeda yaitu berturut-turut 61,70% dan 5,47 lb/hari, 54,3% dan 5,50 lb/hari. Sedangkan padat tebar yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan berat mutlak dan panjang benih, kelangsungan hidup, FCR dan SGR.Kata kunci: Pembibitan, tambak, keramba jaring apung, padat tebarABSTRACTNursery seed in the sea water pond is a one of cultivation method for culturing seed. The aim of experimenting with the system was to increase seed productivity of ponds by increasing carrying capacity and stabilizing fish seed production. Nursery was done by jaring or happa sized (1 x 1 x 1.2 m3), which was installed on floating cage in the pond. There were 3 stocking density as treatmen A with 250 fishes/m3, treatmen B 500 fishes/mᶾ, and treatmen C 750 fishes/mᶾ. Initial seed size for all treatmens is 4-5 cm and was culturing for one month. The result showed with stocking density in jaring is 250 fishes/mᶾ, 500 fishes/mᶾ and 750 fishes/mᶾ. The results showed that survival rate and growth rate of treatmen A which were respectively as much as 77,46% and 6.02% lb/d was better than treatment B and C. Meanwhile survival rate and growth rate for treatmen B and C was not significantly different, which consecutively were 61,70% and 5,47 lb/day, 54,3% and 5,50 lb/day. Where as different stocking densities affect the growth of absolute weight and length of seeds, survival, FCR and SGR.Keywords: Nursery, pond, floating net cage, stocking density