This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mitrasehat
Rusli
Akademi Keperawatan Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS TERAPI AKTIVITAS BERMAIN PADA ANAK TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PENDERITA LEUKEMIA DI RSUP Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Rusli
Jurnal Mitrasehat Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v8i2.188

Abstract

Leukemia merupakan kanker pada jaringan pembentuk darah, leukemia adalahbentuk kanker pada masa kanak – kanak yang paling sering ditemukan. Gejala dari leukemiayang dapat dirasakan seperti, nyeri kepala, nyeri abdomen, nyeri tulang. Reaksi anakterhadap rasa nyeri yaitu dengan menangis serta melakukan beberapa tindakan agresifmisalnya, menendang dan menggigit. nyeri pada anak anak harus dikelola secara efisien.Pengeleloaan nyeri pada anak anak adalah dengan metode non farmakologi, metode nonfarmakologi (distraksi) pada anak anak dapat dilakukan dengan terapi bermain. Tujuan daripenelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran terapi aktifitas bermain pada anak usia sekolahdan mengidentifikasi gambaran penurunan sensasi nyeri pada anak di ruang lontara IV atasdepan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metodedeskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang pasien anak usia sekolah yangmenderita leukemia serta merasakan nyeri, dan tidak mengalami gangguan fisik.pengambilandata dilakukan dengan mengkaji skala nyeri dengan menggunakan Oucher Self Report PainScale sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain puzzle. Hasil observasi dari keduapasien menunjukan perubahan skala nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan setelah dilakukanterapi bermain puzzle. Diharapkan sebagai pengembangan ilmu dan teknologi untuk dapatmengembangkan penerapan terapi bermain untuk pasien anak yang menderita leukemia.
Penerapan Cara Bercakap-Cakap Dalam Mengendalikan Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan Rusli
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.243

Abstract

Halusinasi merupakan satu gejala gangguan jiwa pada individu yang ditandai dengan perubahan persepsi merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan, atau penghidu. Pasien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi pendengaran dapat berupa bunyi mendenging atau suara bising yang tidak mempunyai arti, tetapi lebih sering terdengar sebagai sebuah kata atau kalimat yang bermakna. Komunikasi adalah proses kegiatan penyampaian informasi yang mengandung arti dari satu pihak kepada pihak lain dalam usaha mendapatkan saling pengertian. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari penerapan cara bercakap-cakap dalam mengendalikan halusinasi pada pasien halusinasi pendengaran. Sampel yang digunakan berjumlah dua pasien halusinasi pendengan dengan umur 30 tahun ke atas. Metode yang digunakan adalah komparatif. Sampel yang digunakan berjumlah dua pasien halusinasi pendengan dengan umur 30 tahun ke atas. Hasil penelitian yang dilakukan selama tiga hari didapatkan subjek I mengalami kemajuan dalam mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap, sedangkan subjek II tidak mengalami kemajuan dalam mengendalikan halusinasi dengan cara bercakap-cakap, karena frekuensi munculnya halusinasi pada Ny ā€Lā€ masih sering dan kurang melakukan interaksi dengan pasien lain. Diharapkan dapat meningkatkan komunikasi terapeutik sehingga pasien menjadi lebih nyaman dan dihargai selama proses keperawatan serta pasien merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Penerapan Terapi Kompres Hangat Hangat Di Daerah Lutut Pada Pasien Arthritis Gout Dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman Di Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sawah Rosmiyati Laiya; Rusli
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.329

Abstract

Pendahuluan: Kompres hangat salah satu tindakan yang dilakukan dengan memberikan cairan hangat untuk memenuhi kebutuhan rasa nyaman, mengurangi atau membebaskan nyeri, dan mengurangi atau mencegah terjadinya spasme otot. Metode: Pada penelitian/studi kasus ini metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Responden diberikan intervensi terapi kompres hangat. Terapi dilakukan selama 4 hari dengan durasi 10 menit dengan jumlah sampel sebanyak 2 orang. Hasil: Berdasarkan hasil pengukuran tingkat nyeri pada responden menunjukkan bahwa adanya penurunan tingkat nyeri yang signifikan yang terjadi, hal ini disebabkan responden telah diberikan terapi kompres hangat secara teratur yang terjadi pelebaran pada pembuluh darah sehingga dapat menurunkan tingkat nyeri. Kesimpulan: Hasil penelitian/studi kasus ini menunjukkan terdapat pengaruh terapi kompres hangat di daerah lutut pada pasien arthritis gout. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan agar kompres hangat dapat dijadikan alternatif untuk penanganan awal nyeri sendi pada pasien arthritis gout. Saran: Dapat memberikan informasi dan intervensi keperawatan secara mandiri sebagai pengobatan non farmakologi untuk mengurangi nyeri arthritis gout dengan menggunakan kompres hangat.