This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mitrasehat
Sainah
Universitas Ptria Artha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Antara Tingkat Kecemasan Ibu Primigravida Dengan Multigravida Menjelang Persalinan Di Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto Tahun 2019 Sainah
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.240

Abstract

Proses persalinan bisa menjadi salah satu stresor yang besar dalam meningkatkan kecemasan khususnya pada wanita hamil. bagi seorang ibu primigravida yang pertama kali menghadapi kehamilan, ketika menghadapi proses persalinan cenderung mengalami kecemasan. Hal ini dikarenakan proses persalinan adalah sesuatu hal baru yang akan dialaminya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dengan multigravida menjelang persalinan di Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian studi komparasi deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan pada bulan Januari sampai Maret 2019 di Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto yang berjumlah sebanyak 128 orang yang terdiri atas 52 ibu primigravida dan 76 ibu multigravida dan dengan teknik total sampling maka diperoleh 50 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada ibu primigravida dengan ibu multigravida menjelang persalinan di Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto tahun 2019 dengan nilai p value 0,001<0,05 dengan menggunakan uji Independent Sample T Test. Kesimpulannya bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada ibu primigravida dengan ibu multigravida menjelang persalinan di Puskesmas Arungkeke Kabupaten Jeneponto tahun 2019. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat khususnya ibu hamil dalam memasuki proses persalianan.
HUBUNGAN ANTARA PREEKLAMSIA DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG BERSALIN AZ-ZAHRA RSUD HAJI MAKASSAR Sainah; Hamdayani; Suriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis secara mendalam hubungan Antara Preeklamsia Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Ruang Bersalin Az-Zahra RSUD Haji Makassar. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan desain Cross Sectional Study. Besar sampel 74 responden ibu yang mengalami preeklamsia. Penelitian ini menggunakan metode uji statistik yaitu uji Kai Kuadrat (Chi Square) dengan kemaknaan (0,05). Didapatkan hasil sebagai berikut: 1) Preeklamsia pada responden ibu hamil di ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar terbanyak adalah preeklamsia “Ringan” sebanyak 58 responden (78.4%), dan terendah adalah preeklamsia “Berat” sebanyak 16 responden (21.6%). 2) Berat badan bayi pada responden ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar terbanyak adalah “BBLR” sebanyak 59 responden (79.7%), dan terendah adalah “BBLSR” sebanyak 15 responden (20.3%) . Setelah dilakukan analisis secara statistik bermakna antara preeklamsia dengan kejadian bayi BBLR, dan dari hasil analisis statistik Chi-square antara preeklamsia dengan kejadian bayi BBLR, didapatkan nilai Sig. 0.000 < 0.05. Penelitian ini menunjukkan ada hubunga antara preeklamsia dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah pada ibu hamil di Ruang Az-Zahra RSUD Haji Makassar. Bahwa masih ada beberapa responden yang kurang memiliki kesadaran dalam pemeriksaan Antenatal Care (ANC) Rekomendasi: perlu adanya peran tenaga kesehatan dalam memberikan pemyuluhan dan penanganan tepat dan adekuat pada ibu hamil dengan preeklamsia untuk mengurangi kemungkinan komplikasi kehamilan termasuk berat bayi lahir rendah.