Desi Mustami’ Limayukha
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Struktur Bawah Tanah Berdasarkan Parameter Mikroseismik di Kota Lama Semarang Ilqia Rahma; Desi Mustami’ Limayukha; Muthiah Afifah; Wahyu Humam Muttaqin; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Penelitian Saintek Vol 27, No 2 (2022)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v2i27.53059

Abstract

Salah satu objek wisata sejarah yang terkenal di Semarang adalah Kota Lama. Kota Lama Semarang memiliki detail luas kawasan sebesar +- 31,24 Hektar dan berlokasi di Desa Bandarharjo, Semarang Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian struktur bawah tanah berdasarkan parameter mikroseismik dengan menggunakan alat Seismometer M. A. E tipe S3S yang dilengkapi dengan Vibralog dan kabel fiber optik. Analisis mikrotremor dapat dilakukan dengan metode HVSR. Dalam menganalisis data mikrotremor dengan metode HVSR dibantu dengan menggunakan software Geopsy. Hasil penelitian memperlihatkan rentang nilai frekuensi natural yang relatif bervariasi dan berada pada kisaran antara 5.5-18 Hz. Nilai amplifikasi dalam kisaran antara 0,2-0,86 dengan besar distribusi faktor amplifikasi dominan rendah. Nilai indeks kerentanan seismik di daerah tersebut tergolong kategori rendah dengan rentang 0,004-0,058 s2/cm. Daerah kota lama memiliki nilai PGA berkisar 38-71 gal dengan tingkat resiko rendah hingga sedang. Rentang nilai Ground Shear Strain pada Kota Lama Semarang berkisar antara 0,0005-0,0018 termasuk dalam kategori sifat dinamika tanah berupa elastoplastisitas.Study of underground structures based on microseismic parameters in Kota Lama SemarangOne of the famous historical attractions in Semarang is Kota Lama. Kota Lama is +- 31.24 hectares and located in Bandarharjo Village, North Semarang. This study was aimed to determine the underground structures based on microseismic parameters using an M.A.E Seismometer type S3S equipped with Vibralog and fiber optic cables. Microtremor analysis was conducted using the HVSR method. In analyzing the microtremor data with the HVSR method, Geopsy software was used. The results show that the range of dominant frequency values is relatively varied and is in the range between 5.5-18 Hz. The amplification value is in the range between 0.2 and 0.86 with a low dominant amplification factor distribution. The value of the seismic vulnerability index in the area is classified as low category with a range of 0.004-0.058 s2/cm. Kota Lama has a PGA value ranging from 38-71 gal with a low to moderate risk level. The range of Ground Shear Strain values in Kota Lama Semarang ranges from 0.0005-0.0018 which is included in the category of soil dynamics in the form of elastoplasticity