Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN KUAT TEKAN BATA RINGAN CLC BERBAHAN DASAR LIMBAH BUBUK BATA MERAH Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana; Fitriyati Agustina; Santi Yatnikasari; Vebrian Vebrian
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.3764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bata ringan berbahan dasar limbah bata merah yang digunakan sebagai bahan tambah terhadap kuat tekan bata ringan CLC. Bata merah yang digunakan yaitu berupa bubuk lolos saringan no. 100. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yang dilakukakan di laboratorium. Pada penelitian ini digunakan penggunaan bubuk bata merah dengan variasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%. Jumlah benda uji yang dibuat sebanyak 54 sampel menggunakan cetakan kubus dimensi 15 x 15 x 15 cm dan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa penambahan bubuk bata ringan dengan variasi 2%, 3%, 4% dan 5% mampu meningkatkan kuat tekan bata ringan CLC dibadingkan dengan bata ringan 0% sebagai bata pembanding. Kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari terpada pada variasi 2% yaitu sebesar 2.94 MPa dan kuat tekan terendah terdapat pada variasi 1% yaitu sebesar 1.97 MPa. Hasil tersebut menunjukan bahwa penggunaan bubuk bata merah dapat dijadikan bahan tambah alternatif yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk meningkatkan kuat tekan bata ringan CLC.
Analisis Perbandingan Produktivitas Alat Pancang Drop Hammer dan Jack in Pile Proyek Pembangunan SMAN 14 Samarinda Adde Currie Siregar; Santi Yatnikasari; Fitriyati Agustina; Vebrian Vebrian; Muhammad Jalil
Jurnal Teknik Sipil Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v19i2.5344

Abstract

Along with the development of construction projects, many tools have been created and developed to assist and facilitate activities in construction projects. In carrying out the selection of tools, it is very necessary to plan properly and carefully according to the conditions of the project and the ability of the workers. One tool that is generally used in projects for tall buildings is the piling tool for working on the foundation. In the construction project of SMAN 14 Samarinda, the rigging tools are used, namely drop hammer and jack in pile. This study discusses productivity and several strategies to increase the duration of pile equipment. The data used is obtained from the project in the form of pile tool cycle time data. From the analysis it is known that the average productivity value of the jack in pile is 2.19 and the drop hammer is 1.20. From this productivity, the jack in pile is more efficient than the drop hammer. The use of a drop hammer was chosen because it is relatively inexpensive and the jack in pile was chosen because this method uses static pressure without causing negative impacts (noise and vibration) to the residents around the project. The piling tools used must prioritize the economic value aspects and without negative impact on the community.
Tinjauan Kuat Tekan Dan Unsur Pembentuk Kekuatan Pasangan Batu Bata Ikatan Flemish Muhammad Noor Asnan; Taufik Adi Styawan; Vebrian Vebrian
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 13 No. 1 (2023): Volume 13 No 1, Maret 2023
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v13i1.812

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menyelidiki kuat tekan pasangan bata merah ikatan flemish, pengaruh plesteran pada dinding, dan unsur pembentuk kekuatan dinding, serta diperoleh berat volume dinding sebagai data beban mati dalam perencanaan struktur. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen. Benda uji dinding dibuat tersusun 4 lapis bata ke atas dan 2 bata ke samping dengan dimensi 40 cm x 8 cm x 30 cm. Variasi benda uji dibuat dinding tanpa plesteran, plesteran 1 sisi dan plesteran 2 sisi. Proses penelitian diawali dengan mempersiapkan alat dan bahan, menentukan mortar yang digunakan untuk spesi/siar dan plesteran, dan membuat benda uji dinding tersebut. Pengujian dinding mengacu pada SNI 03-4164-1996. Hasil kuat tekan pasangan dinding tanpa plesteran, plesteran 1 sisi dan plesteran 2 sisi berturut- turut sebesar 3,248 MPa, 5,016 MPa, dan 9,034 MPa. Unsur kekuatan terlemah pada dinding terletak antara ikatan permukaan bata dengan mortar/spesi. Pengaruh plesteran meningkatkan kuat tekan sampai 80,10% dibandingkan dinding tanpa plesteran. Berat volume dinding tanpa plesteran sebesar 2067,969 kg/m³ yang melebihi standar 1700 kg/m3. Sehingga beban mati dalam perencanaan struktur untuk dinding bata ikatan flemish perlu menyesuaikan dengan nilai yang sebenarnya.Kata kunci: Dinding bata, plesteran, kuat tekan, berat volume   Abstract This study aims to investigate the compressive strength of the Flemish bonded red masonry, the effect of plastering on the walls, and the elements forming the strength of the walls, and to obtain the volume weight of the walls as dead load data in structural design. The research was conducted using an experimental method. The wall test object is made of 4 layers of bricks to the top and 2 bricks to the side with dimensions of 40 cm x 8 cm x 30 cm. Variations of the test specimens were made of walls without plastering, 1-sided plastering and 2-sided plastering. The research process begins with preparing tools and materials, determining the mortar used and plastering, and making the wall test object. Wall testing refers to SNI 03-4164-1996. The results of the compressive strength of wall pairs without plastering, 1-sided plastering and 2-sided plastering were 3,248 MPa, 5,016 MPa, and 9,034 MPa, respectively. The weakest strength element in the wall lies between the bonding of the brick surface with the mortar. The effect of plastering increases compressive strength up to 80,10% compared to walls without plastering. The volume weight of the wall without plaster is 2067.969 kg/m³ which exceeds the standard of 1700 kg/m3. So that the dead load in the structural design for the Flemish bonded brick wall needs to be adjusted to the actual value. Keywords: Brick wall, plastering, compressive strength, volume weight