Raja Muhammad Azhari
Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Pangandaran Tahun 2021 Raja Muhammad Azhari; Dede Sri Kartini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.376 KB)

Abstract

Penelitian ini melatar belakangi mengenai upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan melakukan pengembangan pariwisata pada pemerintah Kabupaten Pangandaran Tahun 2021. Rumusan masalahnya ialah: Bagaimana Strategi yang dilakukakan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mengembangkan pariwisata pada Kabupaten Pangandaran Tahun 2021? Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian dengan memakai studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara). Teknik analisis data pada penelitian ini ialah dengan pengumpulan data, reduksi data, serta klasifikasi data. Teori yang digunakan ialah strategi pemerintahan menurut Mulgan, yang dimana terdapat 5 dimensi, diantaranya Purpose, Envirinments, Directions, Actions dan Learning. Hasil penelitian ini ialah Strategi Pemerintah pada pemerintah Kanbupaten Pangandaran untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan mengembangkan pariwisata tahun 2021 telah dijalankan sesuai dinamika dan regulasi yang ada. Hambatan yang ada dan menjadi tantangan ialah terdapat dinamika baru pada tahun 2021 dimana pandemic covid-19 menjadi salah satu gangguan untuk meningkatkan pendaptan asli daerah. Berbagai upaya yang sudah dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan terkait ialah dengan menyalurkan bantuan kepada masyarakat, melakukan sosialisasi pandemic covid-19 agar sektor pariwisata dapat berjalan sesuai kondisi yang ada.