Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Cerminan Sosial Tradisi Suku Bugis-Makassar dalam Film Uang Panai’ Maha(R)L Devi Apyunita
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2306

Abstract

Penelitian mengkaji sebuah film dengan menggunakan kajian sosiologi sastra model Ian Watt. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)konteks sosial pengarang; (2)sastra sebagai cerminan masyarakat; (3)fungsi sosial sastra dalam film Uang Panai’ Maha(r) oleh Amril Nuryan. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan metode deksriptif yang mendeskripsikan wujud sosiologi sastra. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan teknik wawancara. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mendeskripsikan dalam film Uang Panai’ Maha(r) oleh Amril Nuryan mengandung aspek sosiologi sastra, yaitu: konteks sosial pengarang film Uang Panai’ Maha(r) oleh Amril Nuryan sebagai produser, sutradara, konseptor film dan melakukan pekerjaan lain. Amril Nuryan tidak pernah menganggap bahwa pekerjaannya adalah suatu profesi karena Amril Nuryan merasa dengan memiliki banyak pekerjaan itu bisa menambah ilmu dan pengalamannya. Sastra sebagai cermin masyarakat dalam film Uang Panai’ Mahal menunjukkan Uang Panai’ sangat berpengaruh besar terhadap pembatalan sebuah pernikahan, dan fungsi sosial sastra menunjukkan adanya nilai-nilai sosial seperti religius dan nilai moral (percaya diri, rajin menabung). Film Uang Panai’, mengisahkan tentang cerminan sosial tradisi Suku Bugis-Makassar, yaitu uang panai’ dengan tujuan untuk hiburan kepada khalayak, pendidikan moral dan karakter, serta memberikan informasi bagi masyarakat dalam kehidupan bersosial. Penerapan nilai-nilai moral dan religius yang terdapat dalam film Uang Panai’ Maha(r)l, sangat baik dijadikan contoh untuk pendidikan karakter dengan tujuan membentuk individu ke arah yang lebih baik.
Narasi Kebencian di Era Digital: Studi Kasus Hujatan Netizen terhadap Abidzar Al-Ghifari dalam Kontroversi Remake K-Drama Business Proposal Ade Yustina; Devi Apyunita; Aritiastary Aritiastary; Sri Mei Maharani Putri
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2548

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk ujaran kebencian, faktor penyebab kemunculannya, serta dampak sosial yang ditimbulkan pada kasus hujatan netizen terhadap Abidzar Al-Ghifari dalam kontroversi remake Business Proposal. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa komentar netizen pada akun Instagram Abidzar yang diperoleh melalui teknik dokumentasi. Data dianalisis melalui klasifikasi bentuk ujaran, pengelompokan tema, serta interpretasi konteks sosial-budaya yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk utama ujaran kebencian, yaitu sarkasme, kritik kasar, dan ujaran provokatif, dengan sarkasme sebagai bentuk yang paling dominan. Munculnya hujatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain pernyataan kontroversial aktor terkait proses adaptasi drama, sensitivitas penggemar K-Drama terhadap karya asli, nilai budaya kolektif yang menjunjung kesopanan, anonimitas pengguna media sosial, serta framing negatif oleh media daring. Ujaran kebencian tersebut berdampak pada munculnya cancel culture, pembentukan stigma negatif terhadap Abidzar, dan potensi kerugian bagi industri hiburan. Penelitian ini menegaskan bahwa dinamika komunikasi digital memiliki peran signifikan dalam membentuk opini publik dan menentukan konstruksi citra figur publik di era media sosial.
Implementasi Program Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai) Bagi Guru Sekolah Dasar Inpres Samata Untuk Mendorong Inovasi Dan Kreativitas Dalam Pembelajaran Idawati Idawati; Fadilah Neyarasmi; Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita; Usman Usman
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2332

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas guru Sekolah Dasar Inpres Samata dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media dan sumber pengembangan bahan ajar yang inovatif. Perkembangan pesat AI menuntut guru untuk beradaptasi dengan paradigma pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kolaborasi, berpikir kritis, dan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) sosialisasi dan asesmen kebutuhan digital guru, (2) pelatihan intensif mengenai aplikasi AI dalam pembuatan bahan ajar dan media pembelajaran interaktif, serta (3) pendampingan praktik langsung untuk menghasilkan produk inovatif berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam desain pembelajaran. Para peserta mampu menciptakan media ajar berbasis AI seperti pembuatan gambar ilustratif, pembuatan kuis interaktif, dan penulisan teks otomatis untuk bahan ajar. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya motivasi guru dalam berinovasi dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif, adaptif, dan menarik bagi siswa. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil menjadi model pemberdayaan guru berbasis literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pendidikan di era teknologi cerdas.
PRESUPOSISI PADA UNGGAHAN VIDEO AKUN TIKTOK “CIPAA YAPPING” KRITIK FASILITAS KAMPUS Devi Apyunita; Nur Hasbi
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas presuposisi dalam unggahan video TikTok Cipaa Yapping mengenai kritik terhadap fasilitas kampus. Penelitian dilatarbelakangi oleh perkembangan media sosial sebagai ruang publik untuk menyampaikan opini, kritik, dan respons terhadap isu pendidikan. Dalam kajian pragmatik, interaksi tersebut tidak hanya mengandung makna tersurat, tetapi juga presuposisi yang mencerminkan asumsi dan penilaian penutur terhadap fasilitas kampus. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan jenis presuposisi dalam unggahan video akun tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa tuturan tertulis pada kolom komentar yang mengandung presuposisi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat, sedangkan analisis data menggunakan teori presuposisi George Yule. Hasil penelitian menunjukkan adanya presuposisi eksistensial, faktual, leksikal, struktural, dan berlawanan dengan fakta yang digunakan untuk menyampaikan kritik implisit terhadap fasilitas kampus serta mencerminkan pengalaman kolektif dan penilaian sosial penutur
IMPLEMENTASI SOSIOLINGUISTIK DALAM PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT MELALUI PENDEKATAN KOMUNIKATIF PADA SISWA KELAS X Devi Apyunita; Nur Anita Syamsi Safitri
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2026): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jp.v6i1.86194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sosiolinguistik dalam pembelajaran teks anekdot melalui pendekatan komunikatif pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Luwu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa proses pembelajaran teks anekdot yang melibatkan guru dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sosiolinguistik melalui pendekatan komunikatif terlaksana dengan baik. Hal ini terlihat dari penerapan prinsip komunikatif pada tahap pembuka, inti, dan penutup pembelajaran. Aspek sosiolinguistik tampak pada penggunaan variasi bahasa, pemanfaatan humor dan sindiran, strategi berbahasa, serta penerapan kesantunan sesuai konteks sosial. Pendekatan komunikatif mendorong siswa lebih aktif, kreatif, dan kontekstual dalam memahami serta memproduksi teks anekdot. Dengan demikian, pembelajaran ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi sosiolinguistik siswa secara efektif @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
REPRESENTASI KASIH SAYANG ORANG TUA DALAM LAGU MAKASSAR LOMPOKO NAIK ANAK OLEH ASHARI SITABA: REPRESENTATION OF PARENTAL LOVE IN THE SONG MAKASSAR LOMPOKO NAIK ANAK BY ASHARI SITABA Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lagu daerah sebagai media representasi nilai budaya, khususnya dalam menyampaikan kasih sayang orang tua dalam masyarakat Makassar di tengah arus modernisasi yang menyebabkan pergeseran nilai pada generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi kasih sayang orang tua dalam lirik lagu Lompoko Naik Anak karya Ashari Sitaba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-interpretatif, serta memanfaatkan pendekatan semiotika. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam lirik lagu yang dianalisis melalui teknik dokumentasi dan interpretasi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu merepresentasikan kasih sayang orang tua dalam tiga dimensi utama, yaitu kasih sayang emosional, pengorbanan, serta harapan dan doa spiritual. Makna konotatif dalam lirik lagu lebih dominan, yang mencerminkan nilai budaya, religiusitas, dan ketulusan orang tua terhadap anak. Selain itu, ditemukan bahwa representasi kasih sayang tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga transendental melalui hubungan spiritual dengan Tuhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Lompoko Naik Anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan refleksi nilai-nilai keluarga dalam masyarakat Makassar, serta memiliki peran penting dalam menjaga dan mentransmisikan identitas budaya kepada generasi muda.
MAKNA MULTIMODAL DALAM IKLAN TOYOTA PAKET PROMO “JAMINAN HARGA TERBAIK”: THE MEANING OF MULTIMODAL IN TOYOTA'S ADVERTISING PROMOTION PACKAGE "BEST PRICE GUARANTEE" Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna multimodal dalam iklan brosur Toyota paket promo “Jaminan Harga Terbaik” dengan menitikberatkan pada unsur linguistik, visual, spasial, dan gestural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis multimodal untuk mengungkap bagaimana berbagai mode semiotik bekerja secara terpadu dalam membangun pesan dan daya persuasi dalam media iklan cetak. Data penelitian berupa brosur iklan Toyota yang mencakup teks, gambar, warna, tipografi, serta tata letak visual. Unsur gestural dianalisis secara terbatas melalui representasi visual, sedangkan unsur audio tidak dianalisis karena tidak terdapat dalam media cetak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif interpretatif dengan mengkaji fungsi dan relasi antarunsur multimodal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur linguistik tampak pada penggunaan slogan “Jaminan Harga Terbaik” yang menegaskan nilai ekonomis dan keunggulan produk. Unsur visual diwujudkan melalui tampilan kendaraan, pemilihan warna, serta elemen grafis yang menarik perhatian. Unsur spasial terlihat pada pengaturan tata letak yang menciptakan fokus dan hierarki informasi. Sementara itu, unsur gestural tercermin secara implisit dalam visualisasi yang mendukung kesan kepercayaan. Integrasi unsur-unsur tersebut menunjukkan bahwa iklan brosur membangun makna secara efektif dan persuasif dalam memengaruhi persepsi konsumen
BENTUK GAYA BAHASA SINDIRAN WARGANET PADA KOLOM KOMENTAR VIDEO UNGGAHAN TIKTOK @RIA RICIS: THE FORM OF LANGUAGE STYLE OF NETIZENS' SATIRE IN THE COMMENTS COLUMN OF @RIA RICIS' TIKTOK VIDEO UPLOAD Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa sindiran yang digunakan netizen dalam komentar pada unggahan akun TikTok @Ria Ricis pada Mei, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bahasa sindiran di media sosial sebagai bentuk kritik terhadap perubahan penampilan dan citra publik figur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa komentar netizen yang mengandung unsur sindiran pada unggahan TikTok @Ria Ricis terkait perubahan penampilannya di media sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori gaya bahasa sindiran menurut Gorys Keraf yang mencakup ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan innuendo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen didominasi oleh penggunaan gaya bahasa ironi, sinisme, sarkasme, dan satire. Ironi digunakan dalam bentuk pujian semu yang mengandung sindiran, sinisme berupa sindiran langsung bernada merendahkan, sarkasme mengandung ejekan tajam dan menyakitkan, sedangkan satire digunakan sebagai bentuk kritik sosial terhadap perubahan citra publik Ria Ricis. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa sindiran di media sosial tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi humor, tetapi juga sebagai sarana kritik dan penilaian sosial masyarakat terhadap figur publik di ruang digital
VARIASI BAHASA, CAMPUR KODE, DAN FUNGSI SOSIAL TUTURAN DALAM CERPEN ANAK PEREMPUAN: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK: LANGUAGE VARIATION, CODE MIXING, AND SOCIAL FUNCTION OF SPEECH IN THE SHORT STORY OF GIRLS: A SOCIOLINGUISTIC STUDY Devi Apyunita; Nur Anita Syamsi Safitri
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa, fenomena campur kode, serta fungsi sosial tuturan dalam cerpen Anak Perempuan karya Fitria Astuti Lestari melalui pendekatan sosiolinguistik. Kajian ini dilandasi oleh pandangan bahwa bahasa dalam karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi antartokoh, tetapi juga sebagai media representasi realitas sosial dan budaya yang melatarbelakangi kehidupan penuturnya. Dengan demikian, analisis bahasa dalam cerpen menjadi penting untuk memahami hubungan antara bahasa dan konteks sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) menurut Klaus Krippendorff: 2018, yang memungkinkan peneliti mengkaji makna tuturan secara mendalam, sistematis, dan kontekstual. Data penelitian berupa tuturan tokoh dalam cerpen yang dianalisis berdasarkan teori variasi bahasa, campur kode, dan fungsi bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) variasi bahasa yang ditemukan meliputi ragam informal, formal, serta penggunaan leksikon kultural yang mencerminkan latar sosial dan identitas tokoh; (2) campur kode terjadi antara bahasa Indonesia dan unsur bahasa Jawa yang digunakan secara alami dalam interaksi antartokoh; serta (3) fungsi tuturan mencakup fungsi direktif, representatif, dan ekspresif yang memperlihatkan dinamika relasi sosial dalam lingkup keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa dalam cerpen tidak bersifat netral, melainkan sarat makna sosial dan budaya yang merefleksikan kehidupan masyarakat secara kontekstual dan autentik
INTERSEKSIONAL DAN KEKERASAN PEREMPUAN DALAM CERPEN PENGAKUAN SUAMI PARINEM: INTERSECTIONALITY AND VIOLENCE AGAINST WOMEN IN THE SHORT STORY OF PARINEM'S HUSBAND'S CONFESSION Devi Apyunita; Nur Hasbi
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kekerasan terhadap perempuan dalam cerpen Pengakuan Suami Parinem melalui pendekatan feminisme interseksional dan poskolonial. Sastra dipahami sebagai ruang representasi sosial yang merefleksikan relasi kuasa, termasuk ketimpangan gender yang bersifat struktural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik analisis teks melalui close reading. Data berupa kutipan-kutipan yang merepresentasikan pengalaman perempuan, seperti kekerasan seksual, stigma sosial, penghapusan identitas, dan resistensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan mengalami kekerasan berlapis akibat persilangan antara sistem patriarki dan kolonial. Kekerasan tidak hanya hadir dalam bentuk fisik, tetapi juga simbolik melalui stigma, pengabaian sosial, serta dominasi narasi laki-laki. Selain itu, tubuh perempuan berfungsi sebagai arsip trauma, sementara ingatan menjadi bentuk resistensi terhadap penghapusan sejarah. Penelitian ini menegaskan bahwa perempuan dalam teks sastra merupakan subjek historis yang aktif dalam menegosiasikan posisinya dalam struktur kekuasaan.