Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Persepsi Perawat Klinis tentang Jenjang Karir di Rumah Sakit Pendidikan Makassar Risnawati Risnawati; Sri Wahyuni; Adventia Riantika Hehanussa
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v13i2.842

Abstract

Keberhasilan pelayanan kesehatan sangat bergantung pada keterlibatan perawat dalam memberikan pelayanan asuhan yang berkualitas kepada kliennya. Hal ini dikarenakan perawat sebagai tenaga kesehatan bekerja 24 jam sehari, terhitung sekitar 40-60% dari jumlah perawat dibandingkan dengan tenaga kesehatan lain di rumah sakit. Beberapa rumah sakit telah menerapkan sistem jenjang karir perawat namun masih terdapat beberapa kendala atau hambatan pada jenjang karirnya seperti belum optimalnya dukungan pimpinan dimana belum adanya kebijakan dan ketentuan jenjang karir perawat, bervariasinya penerapan jenjang karir perawat dan perawat belum memahami sistem jenjang karir dengan baik. Jenjang karir merupakan sistem atau jalur untuk meningkatkan peran perawat di suatu fasilitas atau rumah sakit. Mengetahui persepsi perawat klinis tentang jenjang karir keperawatan di Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode analisis deskriptif, yaitu metode yang digunakan untuk menyajikan data kuantitatif dalam bentuk deskriptif. Analisis deskriptif menggambarkan atau mendeskripsikan data dengan apa adanya. Populasi dalam penelitian ini yaitu perawat yang bekerja pada 4 ruang rawat inap Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar dan berjumlah 71 orang. Dengan pengambilan sampel menggunakan Purposif sampling sehingga menghasilkan 50 orang sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner persepsi jenjang karir dan kepuasan kerja. Analisa data menggunkan uji Chi-Square. Persepsi perawat tentang jenjang karir dengan persepsi baik sebanyak 32 responden (64 %) dan persepsi kurang sebanyak 18 responden (36 %).
Analysis of Clinical Nurses’ Happiness Levels Using the Oxford Happiness Questionnaire in a Hospital Risnawati Risnawati; Julida Julida
An Idea Nursing Journal Vol. 5 No. 01 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v5i01.782

Abstract

Background: Nurses’ happiness is a critical determinant of job satisfaction and quality of care. Adverse working conditions, shift schedules, and heavy workloads can diminish nurses’ happiness. Objective: Identifying the level of happiness and its primary contributing factors among clinical nurses is therefore essential. Methods: This study utilized a descriptive quantitative approach with the Oxford Happiness Questionnaire. Seventy-three clinical nurses from five inpatient wards at Hasanuddin University Hospital in Makassar were selected through purposive sampling. Results: Most respondents reported a very high level of happiness (87.7%), while 12.3% reported a high level. The most significant contributing aspect was the perception that "life is rewarding" (97.3%), followed by "happy memories" (94.5%) and being "pleased with life" (93.2%). Factors associated with higher happiness included the absence of additional employment, effective time management, higher education level, marital status, and higher income. Conclusion: Clinical nurses in inpatient wards at Hasanuddin University Hospital predominantly experience very high levels of happiness, with the perception of a meaningful life emerging as the most influential factor. Both individual and organizational factors contribute to these outcomes. Hospitals should sustain and strengthen supportive work environments by managing workloads, facilitating career development, and providing psychological support programs. Future research should incorporate additional variables, such as burnout and social support, and employ more comprehensive research designs.