Yaumil Reiza
Program Internship Dokter Indonesia periode 2017/2018, RSU Cut Meutia/Puskesmas Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara/Kota Lhokseumawe, Aceh, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Potensi Antibakterial Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) Yaumil Reiza
Cermin Dunia Kedokteran Vol. 45 No. 11 (2018): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i11.691

Abstract

Nilam aceh (Pogostemon cablin Benth.) menghasilkan minyak atsiri yang dinamai minyak nilam. Kon stituen utama minyak nilam yang berperan sebagai antibakterial adalah alkohol nilam dan pogostone. Penelitian telah menunjukkan efektivitas nilam aceh dalam menghambat berbagai spesies bakteri Gram-positif dan Gram-negatif. Target kerjanya adalah menghambat penicillin-binding proteins (PBP), dihidrofolat sintetase (DHPS), dihidrofolat reduktase (DHFR), DNA girase, dan RNA polimerase yang diperlukan dalam biosintesis berbagai struktur bakteri. Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) produces an essential oil called patchouli oil. Main constituents of patchouli oil that acts as antibacterial are patchouli alcohol and pogostone. Studies have demonstrated the effectiveness of patchouli against various species of Gram-positive and Gram-negative bacteria. Its mechanism of action is targeting penicillin-binding proteins (PBP), dihydrofolate synthetase (DHPS), dihydrofolate reductase (DHFR), DNA gyrase, and RNA polymerase that are required in biosynthesis of various bacterial structures.
Potensi Antibakterial Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) Yaumil Reiza
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45 No 11 (2018): Neurologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v45i11.691

Abstract

Nilam aceh (Pogostemon cablin Benth.) menghasilkan minyak atsiri yang dinamai minyak nilam. Kon stituen utama minyak nilam yang berperan sebagai antibakterial adalah alkohol nilam dan pogostone. Penelitian telah menunjukkan efektivitas nilam aceh dalam menghambat berbagai spesies bakteri Gram-positif dan Gram-negatif. Target kerjanya adalah menghambat penicillin-binding proteins (PBP), dihidrofolat sintetase (DHPS), dihidrofolat reduktase (DHFR), DNA girase, dan RNA polimerase yang diperlukan dalam biosintesis berbagai struktur bakteri. Patchouli (Pogostemon cablin Benth.) produces an essential oil called patchouli oil. Main constituents of patchouli oil that acts as antibacterial are patchouli alcohol and pogostone. Studies have demonstrated the effectiveness of patchouli against various species of Gram-positive and Gram-negative bacteria. Its mechanism of action is targeting penicillin-binding proteins (PBP), dihydrofolate synthetase (DHPS), dihydrofolate reductase (DHFR), DNA gyrase, and RNA polymerase that are required in biosynthesis of various bacterial structures.