Muhammad Syukrullah Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bandung

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Employee Performance Improvement: Motivation and Environment Based Concepts Ine Yuliawati; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 01 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023 Periode Januari - Maret
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze and test the important role of motivation and work environment in efforts to improve employee performance. The approach used was quantitative and the sample used was 34 employees from the UPT Parking Office of the Bandung City Transportation Service. The results of the study show that motivation plays an important role in improving employee performance. While the work environment does not play an important role in increasing employees. It is important for the UPT Parking Dinas Perhubungan Bandung City to further analyze the factors that can improve the performance of its employees.
Peran Motivasi Pelayanan Publik Serta Keterikatan Dengan Pekerjaan Dalam Mendorong Perilaku Proaktif Pegawai Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung Apipudin Apipudin; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i3.1875

Abstract

Bentuk perilaku individu dalam pekerjaan telah umum diketahui dan dikaji sebagai bentuk kontribusi individual. Pada organisasi publik, perilaku dari pegawai menjadi hal yang dapat memberikan perbedaan dalam penguatan nilai tambah bagi organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana perilaku proaktif dari pegawai yang bekerja di organisasi publik dapat dijelaskan dengan adanya motivasi pelayanan publik serta keterikatan dengan pekerjaan. Studi ini dilakukan pada Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif. Sebanyak 39 pegawai yang menjadi responden dengan berpartisipasi pada penelitian ini dengan mengisi secara lengkap kuesioner online yang dibagikan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis jalur. Hasil temuan penelitian mengungkapkan bahwa dari 4 hipotesis penelitian yang diajukan dua hipotesis yang diterima, yakni tentang pengaruh langsung dari motivasi pelayanan publik terhadap keterikatan kerja serta motivasi pelayanan publik terhadap perilaku proaktif. Tidak terdapat peran mediasi penting dari keterikatan pekerjaan dalam memperkuat efek dari motivasi pelayanan publik atas perilaku proaktif pegawai di Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.
THE EFFECT OF ORGANIZATIONAL JUSTICE AND COMMITMENT ON ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR AMONG PUBLIC OFFICERS IN CILEUNYI DISTRICT, BANDUNG REGENCY Ahmad Gumelar; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 02 (2023): Jurnal Ekonomi, Perode April - Juni 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extra-role behavior in a job is recognized as a form of positive behavior that supports the achievement of an organization. This article aims to examine how justice influences organizational citizenship behavior (OCB) directly or indirectly through organizational commitment. The unit of analysis in this study was employees who worked at the Cileunyi District Office, Bandung Regency. This study uses a census or saturated sample by taking respondents from all identified employees at the District Office. A total of 38 employees participated in this study by filling out the questionnaires that had been distributed. The research findings revealed that only 2 out of 5 paths of the relationship between variables were found to be significant. Procedural justice has an important influence on employee organizational commitment, while of the three determinants of OCB behavior, it was found that only organizational commitment affected OCB behavior. It can be concluded that the OCB among public officers can increase with the indirect effect of procedural justice through organizational commitment.
ANALYSIS OF PUBLIC ASSESSMENT OF THE GOVERNMENT IN OVERCOMING THE LEVEL OF CONGESTION Anton Supartono; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 02 (2023): Jurnal Ekonomi, Perode April - Juni 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze public satisfaction with the Bandung City Transportation Service in dealing with traffic jams. This study uses a case study approach to congestion that occurs in the city of Bandung. The stages passed are plan, design, prepare, collect, analyze, and share. The results of the study show that community satisfaction at the Bandung City Transportation Service shows an unfavorable value. This is because until now there are still frequent traffic jams at locations where traffic jams often occur. It is hoped that the traffic jams that occur can be resolved soon and the wheels of the economy can run smoothly, especially in the morning and evening.
Dimensi Terpenting Atas Komitmen Organisasi Sebagai Penentu Kinerja Pegawai: Studi Empiris Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Jajang Muslihat; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2529

Abstract

Kinerja pegawai pada sebuah organisasi sangat penting untuk menunjang capaian keseluruhan dari organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji tentang sejauhmana komitmen organisasional yang dipersepsikan dari pegawai dalam mempengaruhi kinerja pada pekerjaan yang dilakukannya. Dengan mempertimbangkan bahwa konsep komitmen organisasional bersifat multidimensional, maka model konseptual yang dikembangkan pada penelitian ini didasarkan pada ketiga komitmen afektif, komitmen normatif, serta komitmen berkelanjutan sebagai determinan dari kinerja pegawai. Dengan tehnik sampling snowlballing dan convenience sampling, pengumpulan data dilakukan selama kurun waktu satu bulan. Sebanyak 47 pegawai dari Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung yang secara sukarela berpartisipasi menjadi responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara tiga bentuk komitmen yang diamati pada penelitian ini, komitmen afektif yang mempunyai pengaruh terbesar pada kinerja pegawai. Menariknya bahwa komitmen keberlanjutan ditemukan tidak mempunyai pengaruh yang bermakna penting pada kinerja pegawai. Dengan tingkat keragaman model yang moderat namun masih mempunyai sifat prediktif yang cukup, terdapat potensi untuk penelitian yang lebih mendalam tentang kinerja pegawai di organisasi publik di masa mendatang.
Kelelahan Kerja Yang Dirasakan Pegawai Dan Dampaknya Terhadap Keterikatan Dengan Pekerjaan: Sebuah Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Mulyadi Mulyadi; Sindrawati Sindrawati; Muhammad Syukrullah Abdullah
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i5.2547

Abstract

Keterikatan dengan pekerjaan menjadi hal penting bagi seorang individu yang bekerja di sebuah organisasi tidak terkecuali pada organisasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar kelelahan kerja yang dirasakan Pegawai, serta seberapa penting hal ini dapat mempengaruhi keterikatan kerja dari Pegawai dinas perhubungan Kabupaten Bandung. Desain penelitian kuantitatif digunakan pada studi ini, dengan unit analisisnya adalah pegawai yang bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Sampling ditentukan secara non-acak, dengan sebanyak 46 pegawai yang bertindak sebagai responden pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga dimensi kelelahan kerja yang dirasakan terungkap bahwa kelelahan emosional sebagai determinan terpenting dari keterikatan pegawai dengan pekerjaannya. Baik kelelahan emosional dan depersonalisasi mempunyai pengaruh yang bersifat negatif pada keterikatan pekerjaan. Menariknya bahwa ketika pegawai semakin merasa berkurang prestasi pribadinya maka hal ini tidak dapat mempengaruhi tingkat keterikatan pegawai dengan pekerjaannya. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi organisasi publik dalam upaya melakukan pengembangan sumber daya manusia dengan mempertimbangkan untuk meminimalisir aspek kelelahan kerja penting seperti kelelahan emosional dan depersonalisasi.