Riska Nur Suci Ayu
1Program Studi Diploma Tiga Gizi Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ASUPAN SERAT DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS Riska Nur Suci Ayu; Novriansyah Surahman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i3.13277

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik tidak menular yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah yang terjadi akibat sekresi insulin, kerja insulin ataupun disebabkan oleh keduanya. Prevalensi Diabetes Melitus di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 2% dan prevalensi di provinsi Lampung mencapai 1,4%. Pola makan yang disarankan pada kondisi Diabetes Melitus harus memperhatikan jadwal, jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Salah satu terapi gizi yang dianjurkan yaitu dengan mengkonsumsi serat 20-35 gram per hari. Konsumsi serat mampu menurunkan dan mengontrol kadar glukosa darah dalam tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan asupan serat terhadap kadar gula darah sewaktu pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada rawat jalan Puskesmas Payung Rejo dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan data asupan pada penelitian menggunakan metode Food Recall 24 hours yang dilakukan pengisian formulir tersebut sebanyak 2 kali sedangkan data gula darah sewaktu didapatkan dari hasil pemeriksaan laboratorium pasien saat melakukan rawat jalan. Rata-rata asupan serat responden yaitu 10,4 gr dalam sehari dengan rata-rata kadar gula darah sewaktu pasien yaitu 233,7 gr/dl. Analisis hubungan pada kedua variabel menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan serat pasien Diabates Melitus dengan kadar gula darah sewaktu. Tidak ada hubungan antara asupan serat dan kadar gula darah sewaktu pasien Diabetes Melitus Tipe II.