Khoirunnisa Khoirunnisa
Universitas PGRI Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MINAT BELAJAR SISWA DALAM KARYA MOZAIK PEMBELAJARAN SENI BUDAYA DAN PRAKARYA DI SD NEGERI 79 PALEMBANG Khoirunnisa Khoirunnisa
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 7, No 3: Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v7i2.36988

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi minat belajar siswa pada pembelajaran seni budaya dan prakarya dalam karya mozaik. Jadi tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran mengenai minat belajar siswa pada pembelajaran seni budaya dan prakarya dalam membuat karya mozaik di SD Negeri 79 Palembang khususnya pada kelas II B.Metode penelitian yang digunakan peneliti di dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, dimana peneliti yaitu sebagai instrumen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan (observasi, wawancara, dan dokumentasi), analisis data bersifat induktif atau kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.metode penelitian kualitatif karena melalui metode ini peneliti dapat melakukan pencarian terhadap suatu objek yang akan diteliti melalui pengumpulan data (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Dengan begitu metode peneliti kualitatif ini dapat membantu peneliti dalam mengolah data untuk mencari makna tertentu sehingga dapat menemukan hubungan yang jelas melalui data yang telah diperoleh dilapangan. Berdasarkan dilihat dari hasil minat belajar terhadap karya mozaik pembelajaran seni budaya dan prakarya cukup baik dapat dilihat dari indikator minat belajar peserta didik dalam keinginan, perasaan senang, perhatihan, perasaan tertarik, giat belajar, mengerjakan tugas, menaati peraturan dan dapat dilihat dari antusias peserta didik ketika mengikuti proses pembelajaran membuat karya mozaik ini, Untuk minat dalam karya mozaik ini anak-anak sangat senang dengan pembelajaran tersebut, karena anak-anak SD ini khususnya kelas rendah, kegiatan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam mengolah bahan dan alat-alat yang digunakan serta mewujudkan suatu keindahan dan keterampilan. karya mozaik teknik tempel ini dengan menggunakan kertas origami yang berwarna-warni dengan tujuan agar tidak menimbulkan rasa bosan dalam proses membuat karya mozaik.
PENGEMBANGAN KOMIK KEARIFAN LOKAL BERBASIS MEANINGFUL LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN IPAS KELAS IV SEKOLAH DASAR Khoirunnisa Khoirunnisa; Yasir Arafat; Murjainah Murjainah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4961

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian, media komik kearifan lokal berbasis Meaningful Learning pada pembelajaran IPAS kelas IV SD dinyatakan sangat valid, praktis, dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Media ini dikembangkan karena kurang menariknya media pembelajaran yang digunakan di sekolah sehingga peserta didik kurang aktif dan kesulitan memahami materi. Oleh karena itu, dikembangkan media komik yang memuat kearifan lokal Palembang pada materi “Daerahku Kaya Sumber Daya” agar pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan bermakna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh rata-rata validasi ahli sebesar 93% dengan kategori sangat valid. Respon guru memperoleh persentase 93% dengan kategori sangat praktis, sedangkan respon peserta didik memperoleh persentase 85% pada tahap One to One dan 89,3% pada tahap Small Group. Selain itu, hasil uji keefektifan memperoleh nilai rata-rata 0,72 dengan kategori sangat efektif, sehingga media komik kearifan lokal berbasis Meaningful Learning layak digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi pembelajaran IPAS dengan lebih baik.