Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN BENCANA ALAM DI KABUPATEN PANDEGLANG Wahyuddin Wahyu
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 10 No. 1 (2023): Prosisko Vol. 10 No. 1 Maret 2023
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/prosisko.v10i1.6136

Abstract

Bencana alam yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten membuat kita untuk selalu meningkatkan kewaspadaan setiap saat. Diantara seluruh kejadian bencana di Kabupaten Pandeglang, terdapat 4 bencana yang sering terjadi hampir setiap tahun, yaitu Banjir, Kekeringan, Tanah Longsor dan Angin Puting beliung. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Aplikasi Sistem Informasi Geografis dengan visualisasi data berisi informasi Bencana Alam per desa yang disajikan secara jelas kepada masyarakat dan pemerintah, agar masyarakat lebih barhati-hati terhadap bencana yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang. Analisis yang dilakukan adalah mempelajari sejumlah informasi mengenai bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang. Metode yang digunakan adalah studi kasus di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pandeglang. Aplikasi ini dirancang menggunakan UML dan dibangun dengan menggunakan software bahasa pemrograman PHP, Notepad, MySql, Xampp. Aplikasi ini menampilkan peta mengenai daerah yang rawan bencana di Kabupaten Pandeglang, sehingga masyarakat bisa lebih waspada terhadap bencana alam yang terjadi dan diharapkan dapat mengurangi korban jiwa dan meminimalisir kerusakan material. Aplikasi ini dapat dijadikan acuan oleh pemerintah daerah Pandeglang untuk mengetahui daerah mana saja yang sering terjadi bencana.
STRATEGI MANAJEMEN PERUBAHAN DAN TANTANGANNYA DALAM MENINGKATKAN KINERJA MANAJEMEN OPERASIONAL “PT XYZ” Syamsudin; Wahyuddin Wahyu
Jurnal Manajemen Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Manajemen
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/110xjs84

Abstract

Organizational restructuring in operational lines often faces obstacles due to human resource readiness. This study aims to evaluate the implementation of change management strategies, map the challenges faced, and analyze their impact on operational management performance at PT XYZ. The research method used is qualitative with a descriptive case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews with eight informants (managers, supervisors, and operational staff), passive participant observation on the production floor, and documentation study of internal company reports. The results indicate that PT XYZ implemented a structured change strategy through Kurt Lewin's three stages: unfreezing (socializing the urgency), changing (intensive training and mentoring by Change Champions), and refreezing (standardizing new SOPs and aligning financial bonuses). The main challenges found include passive resistance from senior employees due to psychological anxiety over automation, communication gaps regarding incentive regulations, and technical lagging on the Enterprise Resource Planning (ERP) system server. The impact on operational performance formed a J-curve pattern; a short-term performance decline occurred at the beginning of the transition, marked by a 14% cost swell and a spike in product defects up to 3.2%. However, after the adaptation phase was reached in 2026, operational efficiency increased significantly, evidenced by a cycle time reduction from 12 to 7.5 minutes, an 18% decrease in production costs, and a drop in the defect rate to 0.6%. In conclusion, a comprehensive and inclusive change management strategy is an absolute prerequisite for boosting the efficiency and flexibility of a company's operational lines.