The main duties and responsibilities of a teacher are to create learning that is effective, efficient, creative, dynamic and fun. The material of qurban and aqiqah is included in the aspect of faith. In general, students learn faith material by listening to teacher lectures, with such a learning model, only 40% of students are actively involved in this learning activity. In addition, the results of the formative tests given show that 60% of students complete the study with an absorption capacity of 65%. Facing these conditions, the authors are interested in conducting classroom action research to find learning techniques that are supported by learning media so that students can be actively involved and can improve their learning outcomes. Through Sharing and Audio Visual Media on qurban and aqiqah material, it is hoped that students can gain memorable and meaningful knowledge. This classroom action research was carried out with a time allocation of 4 hours of lessons, 2 meetings and carried out in 2 cycles. If the first cycle has not shown the expected results, it will be continued in the next cycle (cycle II). In the second cycle the active students increased to 32 people (91.4%). Observations on teaching and learning activities in cycle I 10 aspects (71.42%) which obtained good criteria and 4 aspects (28.57%) which obtained sufficient criteria. In the second cycle it increased to 12 aspects (85.71%). Based on the results of the research and discussion conducted, it is clear that through sharing and using audio-visual media in fiqh subjects on qurban and aqiqah class IX students experience an increase in learning outcomes. ABSTRAKTugas dan tanggung jawab utama dari seorang guru adalah menciptakan pembelajaran yang efektif, efisien, kreatif, dinamis, dan menyenangkan. Materi qurban dan aqiqah termasuk dalam aspek keimanan. Pada umumnya materi keimanan dipelajari siswa dengan cara mendengarkan ceramah guru, dengan model pembelajaran seperti itu siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan belajar ini hanya 40%. Selain itu hasil tes formatif yang diberikan menunjukkan bahwah 60% siswa yang tuntas dalam belajar dengan daya serap 65%. Menghadapi kondisi seperti ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian tindakan kelas untuk menemukan teknik pembelajaran yang didukung oleh media pembelajaran sehingga siswa dapat terlibat secara aktif dan dapat meningkatkan hasil belajaranya. Melalui Sharing dan Media Audio Visual pada materi qurban dan aqiqah diharapkan siswa dapat memperoleh pengetahuan yang berkesan dan bermakna. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan alokasi waktu 4 jam pelajaran, 2 kali pertemuan dan dilaksanakan dalam 2 siklus. Apabila pada siklus I belum memperlihatkan hasil sebagaimana yang diharapkan, maka akan dilanjutkan pada siklus berikutnya (siklus II). Pada siklus kedua siswa yang aktif meningkat menjadi 32orang (91,4%). Pengamatan tentang kegiatan belajar mengajar pada siklus I 10 aspek (71.42%) yang memperoleh kriteria baik dan 4 aspek (28.57 %) yang memperoleh kriteria cukup. Pada siklus kedua meningkat menjadi 12aspek (85.71 %). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, jelaslah bahwa melalui sharing dan penggunaan media audio visual pada mata pelajaran fiqih pada materi qurban dan aqiqah siswa kelas IX mengalami peningkatan pada hasil belajar.