Juniar Hutahean
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS NILAI RESISTIVITAS DI TANAH PENINGGALAN SEJARAH PURBAKALA MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI DAERAH LOBU TUA KABUPATEN TAPANULI TENGAH Juniar Hutahean; Cici Ramadayani Sirait
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 3 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.106 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i3.12003

Abstract

Telah dilakukan penelitian geolistrik dan analisis nilai resistivitas tanah peninggalan sejarah purbakala menggunakan metode geolistrik di daerah Lobu Tua Kabupaten Tapanuli Tengah. Dengan tujuan untuk (1). mengetahui nilai resistivitas di tanah penginggalan sejarah purbakala, (2). Mengetahui jenis peninggalan benda arkeologi sejarah purbakala, (3). Mengetahui perbandingan hasil dari nilai resistivitas menggunakan Res2DinV dengan jenis batuan berdasarkan peta geologi. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik (Resistivity meter) ARES – G4 v4.7, SN: 0609135, (Automatic Resistivity System), dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan pengambilan data dilakukan dengan menancapkan elektroda sepanjang 155 meter, dan posisi lintasan dilakukan dengan mengukur, titik pangkal, titik tengah, dan titik ujung. Pengolahan data menggunakan Res2DinV. Hasil pengukuran nilai resistivitas yang diperoleh dari lintasan 1 berkisar antara 113 Ωm sampai 1250 Ωm dengan kedalaman 6,38 meter sampai 9,39 meter. sedangkan pada lintasan 2 berkisar 69,9 Ωm sampai 4705 Ωm kedalaman 1,25 meter sampai 3,81 meter.  menunjukkan jenis lempung, mineral lempung bersifat menghantarkan arus listrik sehingga harga tahanan jenis akan kecil.Kata Kunci : Geolistrik, Nilai Resistivitas, Lobu Tua.
MENENTUKAN POSISI IKAN DAN KEDALAMAN DANAU TOBA DIDAERAH PARAPATKECAMATAN GIRSANG SIPANGAN BOLON KABUPATEN SIMALUNGUNPROVINSI SUMATERA UTARA DENGAN METODE SONAR Debora Yunika Sitepu; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 3 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.672 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i3.12109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi posisi ikan di daerah Danau Toba kedalaman berapa ikan ditemukan menggunakan Garmin Aquamap 80xs, untuk mengetahui kedalaman agar dapat membuat tanda wilayah wisata bagi para perenang guna keselamatan pariwisatawan. Berdasarkan analisis nilai pemetaan penelitian ini menggunakan Metode peneliti menetukan lokasi penelitian, peneliti mempersiapkan alat yang digunakan terlebih dahulu menghubungkan alat-alat yang diperlukan, teknik pengambilan data peneliti menggunakan sensor dengan sonar tersebut diletakkan di samping kapal sehingga terkena air dan menentukan lintasan , analisis data dan interprestasi data peneliti melakukan dari hasil lapangan tiap titik lintasan maka peneliti terlebih dahulu mentransfer data dari Gps ke labtop dengan menggunakan BaseCame Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah pantai bebas Danau Toba terdapat populasi ikan yang paling banyak pada posisi E98 56.105’ N2 40.069’ dari kedalaman 221.9m terdapat posisi ikan dalam kedalaman 100m  pada suhu 26,4  , pada titik ke-7,  dan zona aman renang bagi para wisatawan menjelaskan bahwa pemetaan didaerah pantai bebas memiliki kedalaman 4 meter sampai 10,3 meter dari jarak 2 meter dari pinggir pantai pada bujur 40.000 lintang 56.000, layak untuk berenang. Berdasarkan hasil penelitian ini daerah pantai bebas dihimbau kepada Dinas Pariwisata supaya membuat batas-batas zona aman renang karena jarak 10 meter dari pinggir pantai kedalaman Danau toba tidak teratur atau kedalaman Danau tidak dangkal.Kata Kunci : Sensor Sonar, Posisi Ikan, Zona Aman Renang
PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN TANAH DAERAH POTENSI PANAS BUMI DENGAN METODE GEOMAGNETIK DI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN Awaliyatun F.Z.; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.311 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur bawah permukaan dan untuk menentukan jenis batuan berdasarkan suseptibilitas anomalinya di daerah sumber air panas Tinggi Raja Desa Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean Kabupaten Simalungun.Posisi daerah sumber air panas terletak pada koordinat 476212 N – 476370 N dan 347890 E – 347780 E. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode magnetik. Pengukuran data magnetik ini menggunakan alat yang disebut PPM (Proton PrecessionMagnetometer). Dan titik koordinat dapat diketahui dari hasil pembacaan GPS (Global Position System). Dengan menggunakan alat ini akan diperoleh berupa data medan magnet utama bumi, variasi medan magnet bumi yang berhubungan dengan kerentanan magnet batuan. Data magnetik yang diperoleh dikurangi dengan nilai variasi harian utuk mendapatkan nilai koreksi hariannya. Untuk desain survei pengukuran metode magnetik dilakukan secara acak dengan jumlah titik ukur 60 titik dan pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer11. Untuk mendapatkan penampang anomali digunakan program Mag2dc For Windows.Hasil pengukuran magnetik menunjukan adanya variasi kuat medan magnet disetiap titik dengan nilai intensitas magnet terendah sebesar 41909,44 nT terdapat pada titik 30 pada posisi 476342 N dan 347905 E. Dan harga intensitas magnet tertinggi sebesar 41948,77 nTdi titik 7 pada posisi 476250 N dan 347868 E. Dari hasil interpretasi kualitatif, nilai anomali magnetik berada pada -11,8533 nT sampai 34,6033 nT sedangkan hasil interpretasi kuantitatif pemodelan AA’ menunjukan adanya batuan sedimen dan kalsit, dengan nilai suseptibilitas -0,002; 0,006; 0.002; dan 0,015. Kata Kunci : Geomagnetik, Anomali Magnetik, Suseptibilitas
PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN PANAS BUMI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN BERDASARKAN DATA MAGNETIK Rita N Silaban; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.562 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12062

Abstract

Telah dilakukan penelitian metode geomagnetik di daerah panas bumi Tinggi Raja Desa Dolok Marawa Kabupaten Simalungun, secara geografis berada pada koordinat 476140 - 476388 N dan 348209 – 348171 E . Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur batuan bawah permukaan berdasarkan nilai suseptibilitas batuan. Pengukuran medan magnet total menggunakan alat yang disebut  Proton Precession Magnetometer (PPM), penentuan posisi menggunakan Global Position System (GPS) dan penentuan orientasi arah utara menggunakan kompas geologi. Pengambilan data dilakukan secara acak dengan jumlah titik yang diperoleh sebanyak 70 titik ukur. Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian, koreksi topografi dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Kemudian pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer10. Untuk mendapatkan penampang anomali magnetik digunakan program Mag2dc For Windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh struktur batuan bawah permukaan panas bumi (kawah biru) tersusun oleh batuan dengan suseptibilitas 0,001 merupakan batu gamping, dan batuan dengan suseptibilitas 0,0009 merupakan batu pasir dan batuan dengan suseptibilitas 0,0007 dan 0,0006  merupakan lempung, dimana lapisan penudung berupa batu gamping dan lapisan lempung diperkirakan sebagai zona konduktif.Kata Kunci : Metode Geomagnetik, Suseptibilitas
PENENTUAN LAPISAN KERAS UNTUK KELAYAKAN PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DI PESISIR PANTAI KAHONA KABUPATEN TAPANULI TENGAH Abdul Aziz Alfaiz; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 3 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.691 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i3.12000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas lapisan tanah kemudian mengkaitkan dengan kelayakan pembangunan  gedung bertingkat pada daerah pesisir pantai Kahona Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya penelitian ini  menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger. Variasi nilai tahanan jenis akan diperoleh jika jarak masing-masing elektroda diubah, kemudian diperoleh nilai tahanan jenis yang bukan nilai sebenarnya tetapi  berupa tahanan jenis semu. Data yang diperoleh menggunakan alat Geolistrik ARES-G4 v4.7 SN: 0609135 berupa nilai resistivitas semu, kemudian diubah menjadi nilai resistivitas. Data yang diperoleh dibuat menjadi gambar model penampang dua dimensi dengan menggunakan software Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah pesisir pantai Kahona memiliki nilai resistivitas yang masih rendah sekitar 4,84 Ωm sampai 105 Ωm pada lintasan pertama dan 0,865 Ωm sampai 165 Ωm pada lintasan kedua. Berdasarkan dari nilai resistivitas yang diperoleh, daerah tersebut mengandung liat/lempung pada kedalaman 1,25 – 28,7 meter. Berdasarkan hasil penelitian ini  daerah pesisir pantai Kahona belum dapat direkomendasikan untuk pembangunan gedung bertingkat karena tidak terdapat lapisan keras pada struktur  batuan bawah permukaan  tanah. Pengukuran nilai resistivitas setiap lintasan memiliki persentasi kesalahan 23,6 – 24,2 %.Kata Kunci : Geolistrik, Konfigurasi Schlumberger, Lapisan Keras.