Para investor menanamkan modal dalam suatu perusahaan dengan harapan memperoleh return saham, oleh karena itu penting bagi investor untuk menentukan perusahaan yang nilainya baik. Salah satunya dengan menggunakan informasi arus kas suatu perusahaan. Return saham yang diproleh merupakan pembayaran yang diterima atas kepemilikannya ditambah dengan perubahan harga pasar yang dibagi dengan harga awal harga pasar. Investor menyalurkan dana investasinya untuk perusahaan yang aman dan serbanding dengan tingkat return yang akan diperoleh. Return saham memungkinkan investor untuk membandingkan keuntungan yang diharapkan yang disediakan oleh berbagai investasi pada tingkat pengembalian yang diinginkan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh arus kas terhadap return saham. Populasi penelitian ini adalah perusahaan Properti dan Real Estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2018-2020. Sampel penelitian diperoleh dengan metode Purposive Sampling yang diperoleh 109 perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arus Kas Operasi berpengaruh terhadap return saham, sedangkan Arus Kas Investasi dan Arus Kas Pendanaan tidak berpengaruh terhadap return saham.