Muhammad Kadri
Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Identifikasi Sebaran Situs Purbakala Di Desa Lobu Tua Kabupaten Tapanuli Tengah Dengan Menggunakan Metode Geolistrik Dan Penginderaan Jauh Indriani Sutama; Muhammad Kadri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.384 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7227

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan memanfaatkan Resistivitas bawah permukaan dan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 OLI dengan tujuan untuk menentukan penyebaran resistivitas bawah permukaan bumi secara vertikal dan horizontal serta memetakan permukaan daerah bersejarah di Desa Lobu Tua menggunakan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger dan Penginderaan Jauh. Data pengukuran dilapangan diolah untuk mendapatkan gambar penampang kontur nilai resistivitas perlapisan dan penyebaran batuan dengan menggunakan software Res2Dinv dan untuk penginderaan jauh yang memanfaatkan data citra satelit landsat 8 OLI Path 129 Row 58. Data diolah menggunakan software Envi 4.7 dan ArcGIS 10.0  untuk memperoleh peta permukaan daerah Lobu Tua. Hasil penelitian menunjukkan adanya anomali batuan andesit sebagai batuan penyusun situs purbakala dengan nilai resistivitas 1313 Ωm – 1820 Ωm. keberadaan batuan andesit bervariasi pada kedalaman 5 meter sampai 25 meter dan jarak 20 meter  sampai 140 meter. struktur lapisan pada setiap lintasan terdapat lapisan alluvium yang terdiri dari pasir dan kerikil dengan nilai resistivitas 44,8 Ωm – 1059 Ωm. berdasarkan data penginderaan jauh diketahui daerah Lobu Tua didominasi oleh endapan batuan alluvium dengan kemiringan lereng 0 – 0.6%.Kata Kunci: Geolistrik, Res2Dinv, Citra Satelit, Envi 4.7, ArcGIS 10.0, andesit, alluvium
PENENTUAN POLA PENYEBARAN FLUIDA GEOTHERMAL DANIDENTIFIKASI MINERAL BATUAN DAERAH PANAS BUMITINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN Eko Afriani Banjarnahor; Muhammad Kadri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 2, No 2 (2014): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.208 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v2i2.5278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyebaran fluida geothermal di bawah permukaan bumi dengan menggunakan metode geolistrik dan mengidentifikasi mineral penyusun batuan dengan uji XRD pada daerah panas bumi Tinggi Raja desa Dolok Morawa Kabupaten Simalungun, secara geografis berada pada koordinat 02º36’- 03º18’ Lintang Utara dan 98º32’- 99º35’ Bujur Timur. Data lapangan diperoleh dengan metode geolistrik menggunakan resistivitasmeter dan GPS (Global Positioning System). Kemudian data tersebut diinversi menggunakan software Res2dinv, sehingga menghasilkan resistivitas yang diinterpretasikan dengan kode warna. Uji XRD dilakukan menggunakan difraktometer Jeol-350 Shimadzu 6100. Data yang diperoleh dari XRD berupa intensitas difraksi sinar-X yang terdifraksi dan sudut-sudut 2θ. Dari hasil penelitian diperoleh pola penyebaran fluida geothermal tersebar secara lateral, menuju manisfestasi panas bumi (danau biru), dimana lapisan lempung sebagai zona konduktif dengan nilai resistivitas 7,89 – 80 Ωm dan lapisan penudung berupa batu gamping dengan nilai resistivitas > 600 Ωm. Mineral utama penyusun batuan adalah Calcite (CaCO3) dengan sistem kristal trigonal (hexagonal), yang merupakan mineral penyusun utama batu gamping Kata kunci : Kata kunci : Metode Geolistrik, Nilai Resistivitas, Uji XRD
ANALISIS RESISTIVITAS BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER–SCHLUMBERGER DAN DIPOLE-DIPOLE DI DAERAH GEOTHERMAL GUNUNG SIBAYAK KABUPATEN KARO PROVINSI SUMATERA UTARA Arie Sapta Octavani; Muhammad Kadri
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 2 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.473 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i2.12075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penyebaran batuan dan fluida yang terdapat di bawah permukaan daerah potensi panas bumi Gunung Sibayak Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole yang didasari dengan hukum Ohm untuk mengetahui resistivitas jenis perlapisan batuan pada tiap lapisan permukaan bumi. Dengan menginjeksikan arus melalui dua elektroda arus maka beda potensial yang muncul dapat terukur dari elektroda potensial. Variasi harga tahanan jenis akan didapatkan jika jarak masing-masing elektroda diubah, sesuai dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Dipole-Dipole. Nilai tahanan jenis yang terukur bukan merupakan harga sebenarnya akan tetapi merupakan nilai tahanan jenis semu (Apparent Resisitivity). Kemudian data yang diperoleh ditampilkan dengan menggambarkan kontur 2D menggunakan software Res2dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi geothermal di daerah penelitian dengan indikasi nilai hambatan yaitu 209 Ωm sampai dengan 442 Ωm pada lintasan pertama dengan konfigurasi Dipole-Dipole, 32.9 Ωm sampai dengan 79.0 Ωm pada lintasan kedua dengan konfigurasi Wenner-Schlumberger, 4.56 Ωm sampai dengan 18.7 Ωm pada lintasan kedua dengan konfigurasi Dipole-Dipole. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai resistivitas lintasan kedua antara konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan Dipole-Dipole mempunyai nilai resistivitas yang sedikit berbeda yang disebabkan oleh kedalaman yang berbeda dan nilai ketidakpastian alat yang berbeda.Kata Kunci : Geolistrik, Konfigurasi Wenner-Schlumberger, Konfigurasi Dipole-dipole, Geothermal